Bali Paradise
Buka Baju Level Paling Pedas Gubuk Makan Bakso Keju
penggunaan nama buka baju ini juga untuk menunjukkan level kepedasan dari bakso bakar
Penulis: Cisilia Agustina. S | Editor: Agung Yulianto
Laporan Wartawan Tribun Bali, Cisilia Agustina
BUKA Baju bisa menjadi pilihan dari varian tempat menikmati semangkuk bakso. Menawarkan menu spesial, yaitu bakso keju. Itulah alasan tempat ini diberi nama Gubuk Makan Bakso Keju yang kemudian disingkat menjadi Buka Baju.
Terletak di Jalan Malboro No 8x, Denpasar, tepat di pinggir jalan, tempat makan yang identik dengan warna kuning ini mudah terlihat dengan adanya penanda besar bertuliskan “BUKA BAJU”.
Berbeda dari tempat makan bakso kebanyakan, Eric Indarto dan William Hendrawan, pemilik dari Buka Baju, merancang tempat ini sebagai semi-kafe. Dengan kapasitas 70 seat, sang pemilik menerapkan konsep industrial pada tempat bakso miliknya ini.
Pipa-pipa kuning yang tampak pada langit-langit ruangan, ditambah dengan lampu gantung khas pabrik memberikan kesan industrial pada tempat ini.
Dominasi warna kuning juga tampak pada kusen jendela serta bagian badan meja, menunjukkan ciri khas dari produk utama Buka Baju, yaitu bakso keju. Dengan melakukan research, sang pemilik merancang tempat ini agar memberi nuansa berbeda dan sekaligus para pengunjung yang datang, khususnya anak muda, bisa sekalian nongkrong.
Penerapan sentuhan rustic pun terasa di sini. Hal tersebut tampak dari beberapa bagian yang menampilkan dinding batu bata. Selain itu, ada juga bagian meja semen yang menempel ke dinding, yang sengaja dibiarkan tidak dicat. Penggunaan kursi-kursi kayu dan bangku bulat besi khas zaman dahulu juga melengkapi kesan rustic di sini.
Menurut Eric, nama Buka Baju sendiri identik dengan sesuatu yang panas. Oleh karena itu, penggunaan nama buka baju ini juga untuk menunjukkan level kepedasan dari bakso bakar.
Bakso bakar ini pun merupakan inovasi lain dari sajian bakso, yang juga jadi andalan di tempat ini. Level kepedasan ini mulai dari buka mulut yang menunjukkan tidak pedas, lalu buka kancing untuk tingkat kepedasan sedang. Sementara untuk buka baju sendiri menunjukkan level paling pedas di tempat ini.
Bekerjasama dengan Paradice Ice Cream, tempat ini juga menyajikan menu es krim. Yang berbeda adalah es krim yang disajikan berupa sandwich ice cream.
Menurut Eric, ini mengadaptasi jenis es krim yang marak dipasarkan di Singapura.
Dengan konsep open kitchen, para pengunjung dapat melihat langsung pembuatan bakso oleh para juru masak di sini. Buka setiap hari pukul, tempat ini mulai melayani para pelanggannya pada pukul 10.00-24.00 Wita.
Meski masih didominasi oleh kalangan anak muda, namun tak jarang keluarga atau pegawai kantoran sekitar juga datang menikmati sajian di sini. Bahkan, menurut Eric, para tamu asing juga mulai berdatangan.
Buka Baju juga melayani pemesanan bakso untuk acara-acara, dengan minimal order 100 pieces. (cas)