Persona

Beri Kenyamanan Staf dan Karyawan

Perjalanan Station Manager Citilink District Denpasar, Bagus S Moesa di dunia penerbangan

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Rizki Laelani

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Untuk mencapai itu semua, Station Manager Citilink District Denpasar, Bagus S Moesa, menerapkan sistem bekerja yang terbuka.

Artinya harus semua karyawan harus bisa mengeksplor apa yang dimiliki, dan  jangan memendamnya sendiri.

"Saya tidak mem-pressure staf dalam bekerja. Tetapi mereka harus bisa explore semua kemampuan yang dimiliki, namun tetap dalam kontrol saya," ujarnya.

Bagus pun membiasakan diri dan stafnya untuk menerapkan bekerja memakai hati dan bicara pada bawahan harus cukup dekat.

Sesuai yang diterapkan Direktur Utama Citilink, Arif Wibowo kepada staf Citilink di Jakarta.

"Saya sangat dekat dengan bawahan atau staf di sini, mereka merasa nyaman dan mereka selalu report priority ke saya jika ada complain atau semacanya," imbuhnya.

Bila menerapkan sistem bekerja seperti itu, Bagus yakin apa yang menjadi tag line Citilink akan selalu terjaga, dan penumpang akan selalu setia pada Citilink.

Saat ini, Citilink menggunakan pesawat baru pabrikan Prancis jenis Airbus terbaru A320 kelas medium.

Selain itu, Citilink yang mendapatkan penghargaan "the best on time departure domestic" tetap harus dapat di jaga schedule on time kedepannya.

Bagus sekitar 30 tahun bekerja di maskapai penerbangan ini, ia merasa setengah kehidupannya berada di dunia penerbangan.

"Sudah menjadi bagian hidup saya. Sepertinya saya mengabdikan diri di dunia maskapai penerbangan," tambah suami dari Wulfat Bay. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved