GALUNGAN
BI Datangkan Tenaga dari Luar Bali
Bank Indonesia berlakukan libur fakultatif Hari Raya Galungan.Mendatangkan tenaga luar Bali untuk mendukung kinerja operasional
Penulis: Ida A M Sadnyari | Editor: mshudaini
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bank Indonesia (BI) memberlakukan libur fakultatif pada Hari Raya Galungan, Rabu (17/12). Seluruh pegawai BI, organik maupun outsourcing dan satpam, yang beragama Hindu mendapatkan cuti ekstra pada tanggal itu. Tugas mereka digantikan oleh pegawai non-Hindu dan pegawai yang khusus didatangkan dari luar Bali.
"Ini memang fenomena baru di BI. Biasanya libur saat Galungan, sekarang masuk terbatas. Petugas keamanan yang biasanya tidak dapat libur Galungan, Sekarang juga kami berikan libur. Untuk mengelola hal tersebut, kami berkoordinasi dengan Kantor Perwakilan Jawa Timur, NTT dan NTB, sehingga kami mendapat bantuan pengamanan dari sana," ujar Kepala Humas BI Kantor Wilayah III (Bali & Nusa Tengara), Gentur Wibisono, Senin (15/2).
Menurutnya, keputusan tersebut merujuk Surat Edaran (SE) Gubernur Bali No 003.1/6853/BKD, tanggal 25 November 2013 perihal hari libur nasional, cuti bersama dan dispensasi Hari Raya Suci Hindu di Bali tahun 2014.
Berkenaan dengan surat edaran ini, BI menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen masing-masing bank.
"Bank Indonesia tetap menghargai sikap dan pendapat dari masyarakat atau organisasi masyarakat (ormas) seperti Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Pusat Koordinasi Hindunesia, Aliansi Pemuda Hindu Bali, Anggota DPD RI Sri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna, dan Gede Pasek Suardika, dan pihak-pihak lainnya," ujarnya.
Ia mengatakan, dengan memberlakukan libur fakuktatif bagi para pegawai BI, BI memastikan operasional pelayanan publik tetap berjalan baik. Mereka beroperasi secara terbatas, melayani transaksi tunai maupun nontunai (kliring dan RTGS) bagi perbankan dan masyarakat.
"BI mengikuti. Sebagai lembaga publik menghormati surat edaran Gubernur dengan tetap memberikan pelayanan sekaligus menjaga hak serta kekhidmatan ibadah hari raya Galungan bagi rekan-rekan Hindu. BI memastikan mengelola sedemikian rupa dan semua karyawan Hindu libur sehari saat Galungan," ungkapnya.
Pengamanan BI Denpasar, I Dewa Made Sudewa (50) sekaligus pemangku Pura Tirta Mandala BI mengatakan, sangat mengapresiasi keputusan BI untuk dengan adanya libur Galungan.
"Saya berterimakasih karena baru kali ini kita di pengamanan dan cleaning service libur Galungan. Biasanya kita tetap tugas karena komitmen kita untuk tetap mengamankan kantor BI, yang saat orang libur namun pengamanan tetap berjalan. Pengaman kita saat Galungan di back up dengan lima anggota dari luar Bali," ujarnya. (*)