Art and Culture
Ari Bisa Improvisasi Diri, Belajar dari Masukan dan Kritik
Ari banyak menempa ilmu perihal drawing dari seorang seniman ternama John Schlechter Duvall.
Penulis: Ni Ketut Sudiani | Editor: Uploader bali
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Ari banyak menempa ilmu perihal drawing dari seorang seniman ternama John Schlechter Duvall. “Saya sempat cukup intens bertemu dengan beliau,” ujarnya yang pernah menjadi ilustrator cerpen di Harian Kompas .
Menurutnya, John yang berasal dari Belanda, memberikan banyak pengalaman berharga. Berkat dorongan John pula, Ari yang tergabung dalam Kelompok Pelukis Galang Kangin Bali itu semakin mendapat semangat untuk meneruskan ketertarikannya akan drawing.
“Ada juga seorang kawan bernama Thomas U Freitag, hanya saja beliau sudah meninggal,” imbuh Ari.
Sejak kecil Ari sudah tekun mengumpulkan kliping tentang seniman-seniman ternama, seperti Van Gogh, Picasso, begitu juga dengan Affandi. “Saya mempelajari bagaimana garis-garis yang mereka ciptakan,” katanya.
Meskipun telah berulang kali mengikuti pameran, baik tunggal maupun bersama, Ari tidak akan pernah berhenti belajar. Masukan dan kritik dari kawan-kawannya, menjadi pertimbangan untuk terus mengimprovisasi diri.
Kini, selain tetap menggunakan medium kertas, dia juga mencoba lebih banyak bermain di kanvas. “Sebenarnya bahan kertas tidak jelek dan masih tahan lama. Selama ini saya memakai kertas dari Prancis,” ujarnya.
Suami Ni Luh Made Eny Erawati itu mengaku salut dengan para seniman Bali yang masih kuat bertahan di drawing, karena benar-benar membutuhkan keteguhan dan ketekunan.
Belum lama ini Ari sempat menjadi satu-satunya seniman yang berani melakukan live drawing serangkaian acara Denpasar Festival. Aksinya itu boleh dikata menjadi yang pertama kali dilakukan di Bali.
”Tidak mudah melakukannya karena kita benar-benar harus siap,” imbuhnya.
Saat itu, Ari membuat karyanya bukan di atas kanvas atau kertas, tetapi papan besar.
Apabila biasanya karya-karya Ari lebih banyak disaksikan oleh para pecinta seni, namun kali itu masyarakat umum dari berbagai kalangan dapat menikmati dan bahkan berkesempatan bercakap-cakap dengannya.
Bersama kawan-kawannya, Ari pernah turut dalam pameran Three Dimension, Gallery Santrian Sanur, Denpasar, ART,HEART,EARTH, 17th Anniversary, Galang Kangin, pameran tentang air kesadaran macro ekologi dengan Galang Kangin, juga Pameran Ilustrasi Cerpen Kompas di empat venue Bentara Budaya. (*)
Biodata Seniman :
Nama: I NYOMAN ARI WINATA
Tempat/ Tgl Lahir: Tabanan14 Maret 1971