Sarbagi
Apotek di RSU Sanjiwani dan Jumlah Pasien Tak Sebanding
Masalahnya kan ada di apotek utama ini, sebelumnya ada apotek lainnya yang sekarang sudah tidak menerima pasien BPJS lagi
Penulis: I Putu Darmendra | Editor: Rizki Laelani
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Menanggapi kurang maksimalnya layanan di apotek milik rumah sakit,
Wadir Penunjang RSU Sanjiwani Gianyar, dr Adi Sudarsana, mengakui jumlah pasien dan apotek yang tersedia tidak sesuai.
Saat ini RSU Sanjiwani memiliki dua apotek, yakni apotek Depo diperuntukkan bagi pasien instalasi gawat darurat (IGD).
Sementara apotek utama, untuk melayani pasien pengguna JKBM, BPJS dan pasien umum. Hal itulah sebut Sudarsana, menjadi penyebab terjadinya antrean berjam-jam.
"Apotek kita ada dua, apotek Depo untuk pasien IGD dan apotek utama untuk pasien rawat inap dan jalan pengguna BPJS, JKBM dan pasien umum. Masalahnya kan ada di apotek utama ini, sebelumnya ada apotek lainnya yang sekarang sudah tidak menerima pasien BPJS lagi," ucapnya. (*)