Penemuan Mayat Bayi
Kejar Orangtua Jasad Orok di Negara, Reskrim Periksa Wanita Muda
Jajaran Reskrim Polres Jembrana hingga kini masih terus bekerja keras, guna mengungkap keberadaan orangtua bayi tanpa kepala
Penulis: I Gede Jaka Santhosa | Editor: Iman Suryanto
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Jajaran Reskrim Polres Jembrana hingga kini masih terus bekerja keras, guna mengungkap keberadaan orangtua bayi tanpa kepala yang sempat diseret anjing beberapa waktu yang lalu.
Kini, polisi telah memeriksa seorang wanita muda yang sebelumnya dicurigai sebagai ibu dari bayi malang tersebut.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Gusti Made Sudharma Putra. Ditemui di Mapolres Jembrana, Jumat (30/1/2015), Sudharma mengatakan pihaknya telah memeriksa seorang wanita muda dari Lingkungan Dewasana, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana.
Namun sayang, setelah dilakukan pemeriksaan, wanita muda itu bukanlah ibu dari bayi berkelamin perempuan tersebut.
Awalnya, kata dia, pihaknya mendapatkan informasi dari warga di sekitar penemuan mayat bahwa sewaktu kejadian, ada seorang wanita muda yang bekerja di Denpasar pulang ke rumahnya di Dewasana.
Wanita itu dicurigai warga lantaran sempat berada di rumahnya selama beberapa hari, sebelum kejadian dan diduga balik ke Denpasar pada malam hari sesaat sebelum kejadian.(*)