AUTO MANIA

Cutting Sticker Bikin Bodi Mobil Lebih Macho

Fajar Cahyadi Bisa Puaskan Modifikasi Mobil

Penulis: Niken Wresthi KM | Editor: Rizki Laelani

Tak puas dengan desain satu warna pada bodi mobil yang ditawarkan oleh produsen, penggila klub modifikasi mobil umumnya mempercantik bodi mobilnya dengan stiker cutting

TRIBUN-BALI.COM - PENGENDARA kendaraan roda empat, terutama penggila atau pegiat klub-klub modifikasi, umumnya tidak puas dengan warna solid yang merupakan hasil pabrikan produsen.

“Cutting stikcer intinya stiker yang pembuatannya dimulai dari desain di komputer sesuai bentuk yang diinginkan. Bisa diaplikasikan di mobil, motor atau kaca rumah,” papar Fajar Cahyadi, pemilik perusahaan yang bergerak di bidang advertising Q-Media, saat ditemui di ruangannya di Jalan Imam Bonjol 259, Selasa (3/2/2015).

Sebut Fajar, permintaan cutting sticker selain datang dari perusahaan tertentu juga dari penggila modifikasi mobil.

“Untuk perusahaan biasanya dijadikan media iklan, atau branding, ada juga permintaan dari anggota klub modif,” ujarnya.

Cutting sticker secara umum dibedakan ke dalam dua jenis, cutting dan print. Jenis cutting bahan stiker yang biasa disebut Orakle dipotong atau dibentuk sesuai dengan desain yang dibuat, baru diaplikasikan ke mobil atau motor.

Sedangkan jenis print, desain dicetak dalam lembaran Orakle yang diaplikasikan ke seluruh bodi mobil. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

“Cutting lebih tahan lama warnanya, bisa dua hingga tiga tahun, kalau print bisa 1,5 tahun. Cuma untuk desain yang menuntut banyak warna, print lebih ekonomis. Karena kan tinggal print aja, nggak masalah. Kalau cutting, desain yang banyak warna dan bentuknya rumit, pasti ngaruh ke harga juga,” paparnya.

Sedangkan dari segi harga sendiri, untuk jenis cutting, untuk desain minimalis atau sederhana harga berkisar antara Rp 400 ribuan hingga Rp 2 juta untuk desain yang lebih rumit.

Cara cutting juga diterapkan pada wrapping cat, yakni melapisi seluruh bodi mobil dengan tujuan menutupi warna cat mobil asli.

“Ada juga wrapping, itu pakai cara cutting, Cuma stikernya nggak dipotong-potong sesuai desain, tapi nge-blok seluruh bodi. Tujuannya memang yang nggak puas sama warna asli, terus pengin ganti warna sesuai selera, pakai wrapping tadi,” ujar Fajar.

Wrapping pada jenis mobil city car yang tidak terlalu besar umumnya dibanderol sekitar Rp 3 jutaan. Waktu pemasangan sendiri tidak memakan waktu cukup lama.

Pemasangan cutting tidak memakan satu hari, sedangkan full-body mobil sekitar tiga hingga empat hari. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved