Smart Women
Bermodal Rp 500 Ribu, Gadis Ini Juara Nasional Wirausaha Muda Mandiri
Putu Prita Ananda Giri mengawali bisnis kue di Nature Cake dengan modal tidak lebih dari Rp 500 ribu. Bagaimana caranya? Simak kiat-kiatnya di sini.
Penulis: Ni Ketut Sudiani | Editor: Uploader bali
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Kue-kue produksi Putu Prita Ananda Giri di Nature Cake bebas pewarna buatan, dan ada juga yang khusus bagi penderita diabetes. Ia mengawali bisnis itu dengan modal tidak lebih dari Rp 500 ribu.
Gagasan Prita membangun usaha Nature Cake karena ingin semua orang dapat mengkonsumsi kue jenis apapun. Alumni Bali Tourism Institute itu menyajikan kue yang membuat orang tidak perlu takut akan terganggu kesehatannya.
“Saya ingin membuat kue yang berbeda, tidak hanya enak, tapi juga tidak berbahaya bagi tubuh, termasuk untuk mereka yang menderita diabetes,” kata Prita kepada Tribun Bali di Nature Cake di Jalan Raya Anggungan No. 72, Badung, Bali, Selasa (17/2/2015).
Semua produk kue yang dihasilkan, tidak satupun menggunakan pewarna buatan atau kalengan, melainkan dari buah-buahan segar. Prita memanfaatkan daun suji, buah strawberry, dan bahan alami lainnnya.
Prita menggunakan campuran gula dan tepung yang berbeda, dan takaran kalorinya benar-benar dikontrol. Krem yang dibuat bahannya sebagian besar adalah susu. Selain itu, Prita juga kerap melakukan konsultasi ke dokter.
“Semuanya fresh, termasuk cara penyajiannya,” ungkap Prita.
Para pembeli tinggal memilih kue yang dari daftar di katalog dengan 200 varian, dengan ukuran yang berbeda-beda, maksimal 30 cm.
“Awalnya hanya ada dua jenis saja,” katanya.
Berikutnya, pembeli tinggal menunggu maksimal 15 menit, dan kue siap untuk dinikmati atau dibawa pulang. Waktu yang ditentukan itu sudah menjadi standar di Nature Cake dan proses menghiasi kue tidak boleh lebih dari itu.
Menurut perempuan kelahiran 7 Maret 1992 itu, ia memang ingin mengedepankan kecepatan dan keramahan pelayanan.
Selama ini, berapapun kue yang diproduksinya, selalu habis dalam sehari, sehingga omzet yang didapat bisa mencapai Rp 80 juta dalam satu bulan.
Berkat usahanya itu, Prita muncul sebagai Juara Nasional Wirausaha Muda Mandiri Kategori Mahasiswa. Prita mengaku, sesungguhnya usaha yang dirintisnya sejak masih duduk di semester lima itu berawal dari hobi semata.
Sejak SMA, ia suka membuat berbagai jenis kue, kadang dijual juga untuk edisi khusus Valentine. Hanya saja ia mulai terdorong untuk semakin menekuni kesenangannya itu karena terdesak biaya kuliah yang melambung, mencapai Rp 6,5 juta per semester.
“Saat itu saya berpikir, bagaimana caranya bisa mendapatkan penghasilan, tapi tetap kuliah. Harus mampu mandiri,” ungkapnya.
Ketika masih kuliah pun, Prita dikenal tidak pernah datang ke kampus hanya membawa tas, pastilah ada saja bawaannya yang lain.