Youngstar
Kecepatan Gaya Punggung ABG Bali Ini Belum Tertandingi
Vita sering mendapatkan hadiah dan bonus. Dana pembinaan dengan jumlah terbesar yang pernah didapatnya bisa mencapai Rp 64 juta.
Penulis: Ni Ketut Sudiani | Editor: Rizki Laelani
TRIBUN-BALI.COM - Atlet muda Bali, Dewi Novita Lestari siap unjuk gigi di untuk bisa tebus kejuaraan renang nasional Mei mendatang.
Vita biasa ia disapa, saat ini dikenal terbaik di gaya punggung pada setiap ajang kejuaraan.
Saat ditemui Tribun Bali di kediamannya, di Jalan Gatot Subroto I, Denpasar, remaja kelahiran Denpasar ini, tengah bersiap untuk mengikuti pelepasan atlet kejuaraan daerah di Kolam Segara Madu.
Mereka yang lolos akan dikirim untuk bertanding di tingkat Nasional pada bulan Mei mendatang.
Dalam kejuaraan tingkat daerah yang pertama kali diselenggarakan di Bali itu, Vita berhadapan harus berkompetisi bersama ratusan atlet dari seluruh kabupaten dan kota di Bali.
Sebelumnya, Vita sudah berulang kali tampil di kejurnas renang. Berbagai penghargaanku berhasil dikantonginya.
Pada kerjurnas tahun sebelumnya, Vita mampu menyabet beberapa juara sekaligus. Di antaranya, juara dua 800 meter gaya bebas, juara satu 50 meter gaya punggung, juara satu 100 meter gaya punggung, dan juara satu 200 meter gaya punggung.
“Selama ini saya memang lebih unggul di gaya punggungnya dan nomor panjang di gaya bebas, seperti renang 800 meter,” ucap Vita yang kini memiliki tinggi badan 168 cm.
Menurutnya, itupun dikarenakan latihan renang terus menerus. Alhasil, di berbagai ajang kejuaraan di Bali, Vita selalu memegang peringkat atas.
Sementara jika di tingkat nasional, ia juga kerap berada di nomor tiga besar. “Astungkara selalu saja dapat juara,” ujarnya sambil tersenyum.
Khususnya untuk gaya punggung dan gaya bebas jarak tempuh 800 meter, belum ada atlet muda lain di Bali yang mampu menandingi kecepatannya.
Biasanya, Vita mampu menempuh jarak 800 meter gaya bebas hanya membutuhkan waktu 9 menit 50 detik.
Untuk gaya punggung di tiga nomor, masing-masing waktu yang dibutuhkannya adalah 31 detik untuk 50 meter, satu menit delapan detik untuk 100 meter, dan jarak 200 meter dapat dilaluinya hanya dalam dua menit 29 detik.
“Ya, saya masih pemegang rekor tercepat. Tapi kalau tanding level nasional, setidaknya selalu ada di peringkat lima besar,” terangnya seraya menambahkan dirinya sekarang berada di kelompok umur kelahiran 2000 hingga 2001.
Atas keberhasilannya selama ini, Vita sering mendapatkan hadiah dan bonus. Dana pembinaan dengan jumlah terbesar yang pernah didapatnya bisa mencapai Rp 64 juta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/tribal-ys-dewi-novita-lestari.jpg)