Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Smart Women

Yanthi: Usaha Jasa Itu Perlu Menumbuhkan Jiwa Empati

Yanthi mengaku, sebagian besar permasalahan sebuah perusahaan adalah kualitas sumber daya manusia. Perusahaan maju, pasti karena timnya bagus.

Penulis: Ni Ketut Sudiani | Editor: Uploader bali
Tribun Bali
Direktur Niki Diagnostic Center Chief Financial Officer RSU Kertha Usada, Fanina Yulianthi, MCom, MPA. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sebagai perempuan Bali, Fanina Yulianthi MCom MPA, ingin membangun dan memajukan tanah kelahirannya.

Dia berinovasi dengan Niki Diagnostic Center (NDC) di Jalan Gatsu II No 5, Denpasar, Bali, setelah pulang dari Australia. (BERITA TERKAIT: Inilah Yanthi yang Fokus Untuk Bali, Perempuan dan Anak)

Yanthi mengaku, sebagian besar permasalahan sebuah perusahaan adalah kualitas sumber daya manusia. Perusahaan yang maju, pasti karena tim di dalamnya yang bagus.  

Dia mencoba berbagai cara untuk terus mengembangkan dan memajukan kemampuan tim yang diajaknya bersama menjalankan NDC.

“Saya juga tidak henti-hentinya mengingatkan, sebentar lagi akan diterapkan MEA. Tenaga luar akan masuk ke sini. Jika kita yang tinggal di sini tidak bisa bersaing, akan terempas. Tapi kalau mampu, pertahanannya juga akan kuat,” ujarnya.

Biasanya, Yanthi akan memberikan training secara rutin kepada staf-stafnya. Dia ingin agar mereka semakin banyak memiliki bekal dan wawasannya semakin meluas.

Seandainya suatu saat tidak lagi bekerja di NDC, setidaknya mereka sudah mendapatkan sesuatu.

“Karena usaha ini kan usaha jasa, memang berhadapan dengan manusia, bukan barang. Nah, bagaimana pentingnya menumbuhkan jiwa empatinya,” kata Ketua HIPMI Buleleng ini. 

Agar lebih efektif, Yanti juga melakukan penyusutan dari jumlah staf yang ada pada manajemen sebelumnya.

Kalau terlalu banyak, tidak akan sehat bagi perusahaan, tidak baik pula bagi staf karena mereka akan terhambat pengembangan dirinya.

“Dulu satu orang hanya bisa melakukan satu hal saja. Tapi kalau sekarang, satu orang mampu menguasai beberapa hal. Dengan begitu mereka akan bisa upgrade skill-nya,” katanya, seraya menambahkan dia tidak pernah sekalipun memberhentikan pegawai, tetapi mereka yang memutuskan untuk memilih jalan lain.

Yanthi mengaku, sejak dipimpinnya, timnya semakin solid, tingkat kepedulian dan kerja samanya tinggi. Biasanya,

setiap bulan selalu diadakan pertemuan dengan semua karyawan. Hanya saja para top management tidak ada turut langsung, hanya sampai di tingkat manajer.

Dengan cara seperti itu, dia akan mengetahui apa saja permasalahan yang ada di dalam, sehingga semuanya bisa diantisipasi.

Untuk mempererat kekerabatan, mereka diajak juga untuk melakukan tirta yatra bersama.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved