Dana Analisa Kelayakan Bandara Bali Utara Mencapai Rp 2,5 Miliar
Gubernur BaliMade Mangku Pastika mengatakan anggaran pelaksanaan Feasibility Study pembangunan Bandara Bali Utara menelan biaya mencapai Rp 2,5 miliar
Penulis: Ady Sucipto | Editor: gunawan
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan anggaran pelaksanaan Feasibility Study (FS/ Analisa Kelayakan, sebuah studi yang bertujuan untuk menilai kelayakan implementasi sebuah bisnis) pembangunan Bandara Bali Utara menelan biaya mencapai Rp 2,5 miliar.
Anggaran tersebut nantinya diusulkan dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) pusat, Senin (27/4/2015).
“Kita minta dari APBN, karena ini kan proyek pusat jadi kalau kita anggarkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kayaknya kurang pantas,” jelas Pastika.
Pastika mengatakan bahwa pemenang tender pelaksanaan FS untuk Bandara di Buleleng masih belum ditentukan sampai dengan saat ini
”Pemerkasanya itu kita, kan lelang tendernya itu nanti dan selama ini itu sudah pra FS,” ujarnya. (*)
Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bali-utara_20150427_174925.jpg)