EKSEKUSI MATI DUO BALI NINE

Terpidana Menyanyi sambil Menuju Tiang Eksekusi

“Benar-benar mempesona. Ini pertama kali saya menyaksikan orang-orang begitu gembira untuk menemui Tuhan-nya.”

Terpidana Menyanyi sambil Menuju Tiang Eksekusi
news.au.com
DOA-Para keluarga dan simpatisan para terpidana mati berdoa di Dermaga Wijjayapura, Cilacap, Selasa (28/4) malam, pada jam-jam sebelum eksekusi dilakukan. 

CILACAP-TRIBUN-BALI.COM - Eksekusi mati terhadap 8 gembong narkotika telah dilakukan pada Rabu (29/4/2015) dini hari di Nusakambangan.

(VIDEO: Inilah Kisah yang Andrew Chan Ingin Kamu Melihatnya)

Disebutkan bahwa beberapa di antara para terpidana itu bernyanyi satu sama lain saat mereka dibawa menuju tiang eksekusi, pada detik-detik sebelum peluru ditembakkan oleh para eksekutor.

(Berita Terkait: Bagaimana Jika Setelah Ditembak Terpidana Belum Mati?)

“Mereka bernyanyi memuji nama Tuhan,” kata pastor Karina de Vega, rohaniawan pendamping terpidana yang berada di Nusakambangan saat eksekusi, seperti dikutip news.au.com, Rabu (29/4/2015).

“Mereka seperti terikat erat satu sama lain. Sebuah persaudaraan. Mereka menyanyikan beberapa lagu bersama, seperti sebuah paduan suara,” kata Karina de Vega.

“Benar-benar mempesona. Ini pertama kali saya menyaksikan orang-orang begitu gembira untuk menemui Tuhannya.”

(Berita Terkait: Duo Bali Nine 27 Menit Sakaratul Maut Sebelum Meninggal ?)

Kidung rohani kristiani berjudul Amazing Grace yang dinyanyikan oleh salah-satu terpidana saat menuju eksekusi, memberi pengalaman yang digambarkan pastor Vega sebagai momen paling indah yang pernah ia saksikan. (*)

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:

Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali

Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali

Penulis: Sunarko
Editor: Sunarko
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved