Breaking News
Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kuliah Fakultas Kedokteran Lebih Murah, di Sini Tempatnya

Prodi Kedokteran selama ini dikenal dengan biaya kuliah mahal, tapi ia menjamin Prodi Kedokteran Undiksha menerapkan biaya kuliah yang lebih murah.

Penulis: Lugas Wicaksono | Editor: Kander Turnip
Tribun Bali/Lugas Wicaksono
Rektor Undiksha Nyoman Jampel 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja siap menerima 3.600 mahasiswa baru pada Tahun Ajaran 2015/2016.

Seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang tergabung dalam Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK) ini dilakukan melalui tiga jalur. Di antaranya jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan jalur Mandiri.

Khusus untuk jalur SBMPTN, pendaftaran secara online dimulai, Senin (11/5) sampai Jumat (29/5). Calon mahasiswa bisa mendaftar melalui sistus sbmptn.or.id. Sedangkan tes tulis akan dilaksanakan pada Selasa (9/6).

Rektor Undiksha, Dr Nyoman Jampel mengatakan, pihaknya siap menerima 30 persen calon mahasiswa SBMPTN dari kuota yang disediakan. Sementara 50 persen kuota diambilkan dari SNMPTN dan sisanya sebanyak 20 persen akan diambilkan dari jalur mandiri.

(Baca Berita Terkait: Inilah Wajah Rektor Baru Undiksha Singaraja)

Melalui 31 program studi yang terhimpun dalam tujuh fakultas dan program pascasarjana, Undiksha tidak hanya sekadar mendidik mahasiswa menjadi calon guru yang cerdas secara intelektual, tapi juga memiliki karakter sebagai seorang pendidik yang tangguh.

(Baca Berita Terkait: Ini Jadwal SNMPTN Undiksha, AKhir Pendaftaran 15 Maret)

“Kami tidak hanya sekadar mendidik mahasiswa untuk menjadi calon guru yang memiliki intelektualitas, tapi bagaimana di dalam dirinya juga terbentuk karakter guru. Sehingga nantinya ketika sudah mengajar, tidak hanya berpikir bagaimana bekerja untuk mendapatkan uang, tapi bagaimana cara mengajar dengan tulus sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi siswa,” ujar Jampel.

(Baca Berita Terkait: Undiksha Beri Bantuan Kuliah Rp 600 Ribu per Bulan)

Sementara itu, tidak lama lagi Undiksha juga akan segera memiliki program studi kedokteran. Bahkan, pada Juni mendatang Undiksha berkesempatan divisitasi oleh Kemenristek Dikti, sehingga diharapkan pada Agustus mendatang sudah dapat menerima mahasiswa baru melalui jalur mandiri.

“Usulan prodi kedokteran pada Maret sudah kami upload ke Kemenristek Dikti dan mendapatkan skor 70 dari standar 60. Sehingga kami akan divisitasi pada Juni. Dan jika sudah lulus visitasi pada Agustus diharapkan sudah bisa menerima mahasiswa baru,” katanya.

Meski Prodi Kedokteran selama ini dikenal dengan biaya kuliah yang mahal, tapi ia menjamin Prodi Kedokteran Undiksha menerapkan biaya kuliah yang lebih murah.

Bahkan, ia mengungkapkan Undiksha akan memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa dari keluarga miskin dan berprestasi untuk kuliah di Prodi Kedokteran.

Satu di antaranya melalui Uang Kuliah Tunggal (UKT), melalui ini mahasiswa hanya diwajibkan membayar mulai Rp 500 ribu per semester.

Selain itu, juga ada program Bidik Misi. Melalui program ini bagi mahasiswa miskin dan berprestasi akan mendapatkan bantuan biaya hidup Rp 600 ribu per bulan dan tidak akan kembali dipungut apapun.

“Visi kami adalah dengan menjadikan Undiksha sebagai perguruan tinggi yang merakyat. Bisa dijangkau oleh mahasiswa dari latar belakang apapun. Program ini tidak hanya berlaku untuk kedokteran saja, tapi juga semua prodi yang ada di Undiksha,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved