Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tip Sehat untuk Anda

Keluhan Ringan Nyeri di Kerongkongan Jangan Anggap Sepele

Pada proses menelan makanan atau minuman, cincin yang terdiri dari otot dan saraf ini membentuk gerakan atau gelombang peristaltik.

Penulis: Niken Wresthi KM | Editor: Rizki Laelani
TRIBUN BALI/NIKEN WRESTHI KM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penyakit akut ternyata tidak selalu diawali gejala yang serius pada tubuh.

Beberapa penyakit berat malah berawal dari keluhan-keluhan ringan.

Hal ini justru membahayakan karena membuat pasien kerap menganggap remeh.

"Kendala pada beberapa penyakit yang tergolong berat, atau akut, parah, seringkali penyakit ini tidak ditandai gejala yang mengkhawatirkan pada awalnya. Baru ketika sudah parah keluhan yang dirasakan tubuh semakin hebat. Sayangnya, pasien baru benar-benar aware dan mau periksa ketika sudah sangat parah. Otomatis penanganan semakin sulit," urai spesialis penyakit dalam Bali Medical Hospital, dr Ketut Mariadi SpPD.

Satu di antara contohnya adalah achalasia ecsophagus, penyakit yang menyerang esofagus atau kerongkongan.

Penyakit ini secara umum menyerang kerongkongan bagian bawah yang langsung berhubungan dengan lambung.

Achalasia juga dikaitkan dengan gangguan pada spincter esofagus.

Yakni organ tubuh berbentuk cincin yang letaknya tepat di esofagus bawah.

Pada proses menelan makanan atau minuman, cincin yang terdiri dari otot dan saraf ini membentuk gerakan atau gelombang peristaltik.

Gerak peristaltik adalah gerakan menelan makanan yang bisa terjadi karena adanya kontraksi dari esofagus atau kerongkongan.

Pada gerak peristaltik, pada mulanya cincin spincter akan berkontraksi atau mengerut atau mengencang.

Tujuannya agar kerongkongan menutup.

Gerakan kontraksi ini terjadi pada saat mulut baru pertama kali menelan makanan.

Dalam artian, makanan masih mencapai bagian belakang lidah.

Gerakan menutup kerongkongan ini bertujuan mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Tags
tips
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved