Music Zone
Navicula Rampungkan Album Tatap Muka Dalam Format DVD
Album kedelapan Navicula, sudah rampung digarap. Album band beraliran grunge asal Bali ini bertajuk Tatap Muka.
Penulis: Cisilia Agustina. S | Editor: Uploader bali
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Album kedelapan Navicula, sudah rampung digarap.
Album band beraliran grunge asal Bali bertajuk Tatap Muka ini hadir dengan konsep berbeda dari album-album sebelumnya.
Dengan konsep live recording, yang tak hanya dari sisi audio, tetapi juga secara visual, delapan lagu di album ini disuguhkan dalam format DVD dengan durasi waktu 52 menit.
(Album Terbaru Navicula Bisa Dipesan Online)
Uniknya, proses rekaman tidak dilakukan di studio seperti biasanya.
Museum Topeng Setia Darma yang berada di Mas Ubud, Gianyar, Bali, dipilih sebagai lokasi pengambilan gambar dan audio.
Aransemen musik akustik yang mengiringi lagu-lagu di album tersebut, juga memberikan nuansa lain dari genre musik Navicula.
“Kami ingin menampilkan sesuatu yang fresh, yang berbeda dari sebelumnya. Kalau model seperti ini atau itu sudah biasa. Lewat album ini kami mencoba menggabungkan beberapa konsep, yaitu live, acoustic, dan dirilis dalam format DVD,” ujar Gede Robi, sang vokalis.
Selama tiga hari berada di Rumah Topeng, dua hari pertama digunakan Navicula untuk melakukan set up, latihan dan berbagai persiapan lainnya.
Selama satu hari khusus, di hari ketiga, mereka bermain secara live untuk direkam.
Navicula juga menggandeng enam musisi sahabat untuk berkolaborasi bersama.
Dengan sentuhan, perkusi, piano, cello, serta tambahan vokal dan gitar lainnya, yang kemudian memperkaya warna musik di keseluruhan lagu yang ada di album ini.
“Mereka sudah terbiasa kami ajak bermain, lebih dari itu mereka punya musikalitas yang hebat yang bisa membantu kami untuk tampil lebih wah lagi,” ujar Dankie, sang gitaris.
Dari sisi visual rekaman album ini, Navicula ingin menunjukkan proses kreatif yang mereka lakukan selama penggarapan album.
“Kami ingin menampilkan kejujuran. Melalui video, selain akan sangat membantu pendengar untuk dapat merasakan energi musik yang kita mainkan, juga dapat menampilkan bagaimana proses kreatif itu terjadi,” lanjut Dankie.
Sutradara asal Bali, Erick EST langsung menggarap visual, karena dia sudah banyak terlibat dalam video-video Navicula sebelumnya.
Sementara untuk audionya dipercayakan kepada Antida Soundgarden.
Nama Tatap Muka dipilih band yang digawangi Robi, Dankie, Made, dan Gembull ini memiliki makna dan pesan tersendiri yang ingin disampaikan.

“Sesuai dengan proses penggarapan album yang live, di sini kami berinteraksi dan bertatap muka langsung satu sama lain,” ujar Robi.
Tujuannya, seperti yang disampaikan oleh Robi, mereka ingin memberikan gambaran kondisi saat ini, setiap orang dengan ketersediaan gadget dan perkembangan teknologi yang terus menerus telah meninggalkan cara lama, yakni interaksi dan komunikasi secara langsung.
“Tidak bisa dipungkiri bahwa hal tersebut memang terjadi secara natural. Namun, di sisi lain kita juga tidak boleh lupa untuk berinteraksi secara langsung. Karena keseimbangan dari keduanya itu sehat,” tambah Robi. (*)
Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/navicula_20150517_105526.jpg)