Music Zone
Music Zone: Ambil Momen Pengerupukan di Bali, Kalanjaya Band Rilis Single Ogoh-ogoh Suryak-suryak
Kalanjaya Band berharap lagu ini bisa jadi semangat bagi anak muda untuk tetap mencintai, menjaga, dan melestarikan budaya
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Kalanjaya Band merilis single pertama dengan judul ‘Ogoh-ogoh Suryak-suryak’.
Tema single ogoh-ogoh ini mengambil momen Pengerupukan yang sebentar lagi akan berlangsung di Bali.
Drumer Kalanjaya Band, Doa Praditya mengungkapkan bahwa Ogoh-ogoh merupakan bagian penting dari tradisi dan budaya Bali, khususnya dalam rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi.
“Melalui Ogoh-ogoh, kami ingin mengekspresikan kreativitas seni sekaligus menyampaikan makna filosofi tentang mengusir sifat-sifat negatif atau bhuta kala yang ada dalam diri manusia,” jelasnya, Sabtu 14 Maret 2026.
Baca juga: Music Zone: Rock Bertemu Tradisi, Band TRABASENJA Rilis Ogar Ogar Ogoh Ogoh Menjelang Nyepi 2026
Selain itu, tema ogoh-ogoh juga menjadi cara Kalanjaya Band untuk melestarikan budaya Bali agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda.
Ia berharap karya music ogoh-ogoh ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mengingatkan semua pihak tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan spiritualitas seperti saat suryak-suryak mengusir bhutakala.
“Menurut kami dari Kalan Jaya Band, ogoh-ogoh saat ini bukan hanya sekadar patung atau pawai menjelang Nyepi, tetapi juga simbol refleksi diri bagi masyarakat. Dalam filosofi Bali, ogoh-ogoh melambangkan bhuta kala atau sifat-sifat negatif dalam diri manusia seperti amarah, keserakahan, dan ego. Dengan diarak lalu dibakar, itu menjadi simbol bahwa kita harus membuang energi negatif tersebut agar bisa memasuki Hari Raya Nyepi dengan hati yang lebih bersih,” bebernya.
Personil Kalanjaya Band terdiri dari Voc Guitar Pulungan KJ, Lead Guitar Adi BLX, Bass Nengah Amstrong, Drumer Doa Praditya.
Kalanjaya Band mengambil genre pop rock, punk rock dan ska rock.
Lagu ogoh-ogoh Kalanjaya Band dapat didengarkan di chanel YouTube Kalanjaya Official dan juga sudah tersedia di Platform Spotify, SoundCloud, Instagram, Tiktok, dan Facebook.
“Harapan kami dengan rilisnya single terbaru berjudul Ogoh-Ogoh ini semoga bisa diterima oleh masyarakat luas, khususnya generasi muda di Bali. Lagu ini kami buat bukan hanya sebagai karya musik, tapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi budaya Bali, khususnya tradisi ogoh-ogoh yang sangat identik dengan perayaan Nyepi,” ujarnya.
Kalanjaya Band juga berharap lagu ini bisa menjadi semangat bagi anak muda untuk tetap mencintai, menjaga, dan melestarikan budaya Bali, meskipun dikemas dengan warna musik punk rock khas Kalanjaya Band.
“Semoga juga lagu ini bisa menghibur, memberi energi positif, dan membuat masyarakat semakin bangga dengan tradisi ogoh-ogoh,” tutupnya.
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Pengerupukan-di-Bali-Kalanjaya-Band-Rilis-Single-Ogoh-ogoh-Suryak-suryak.jpg)