Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Duh, Mobil-mobil Parkir di Pinggir Jalan Sutoyo Denpasar Disiram Air Keras

Mobil-mobil yang parkir di pinggir Jalan Sutoyo, Denpasar disiram air keras hingga mengalami kerusakan parah pada catnya. Siapa dalangnya?

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Seorang warga menunjukkan mobil yang menjadi korban penyiraman air keras di Denpasar, Kamis (25/6/2015) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Sebanyak delapan mobil yang parkir di pinggir Jalan Sutoyo, Denpasar, Bali, disiram air keras oleh orang tak dikenal, Kamis (25/6/2015).

Dua di antara mobil tersebut sudah dibawa ke bengkel oleh pemiliknya karena cat mobil rusak parah.

"Mobil Avansa yang disiram itu, keduanya sudah dibawa ke bengkel. Itu yang paling parah," ungkap Wayan Gede Suantara, warga Banjar Kemeh, Desa Dauh Puri Kangin, Denpasar Barat kepada Tribun Bali.

Suantara adalah satu diantara sejumlah warga yang kali pertama mendengar kabar adanya mobil disiram menggunakan air keras.

Dia diberitahu oleh rekannya Ketut Yoni bahwa ada peristiwa tersebut.

"Pukul 06.00 Wita pagi tadi saya dikabarkan oleh pedagang di sana. Katanya mobil-mobil yang parkir disiram air keras. Ternyata salah satunya adalah mobil bos saya," jelas lelaki bertato yang berjualan di pinggir jalan Sutoyo ini.

Sementara, Ketut Yoni, warga yang kali pertama melihat kejadian itu mengungkapkan bahwa kemarin malam dia pulang pukul 01.00 Wita, tidak ada tanda-tanda adanya penyiraman itu.

Dia menduga peristiwa itu terjadi di pagi buta.

"Kemarin saya pulang sekitar pukul 01.00 Wita tidak ada apa kok. Kemungkinan sekitar Pukul 03.00 atau pukul 04.00 Wita itu terjadinya," jelas lelaki berbadan besar ini kepada Tribun Bali.

Pantauan Tribun Bali, sejumlah mobil yang terkena air keras masih parkir di pinggir Jalan Sutoyo.

Satu diantaranya adalah Suzuki Karimun DK 1656 YI milik warga sekitar.

Bagian kanan dari bodi mobil itu catnya terkelupas.

Dilihat mulai dari ujung utara sampai ujung selatan Jalan Sutoyo, tidak ada tanda-tanda larangan parkir.

Itu sebabnya, banyak warga asli maupun warga yang kos di sana menginapkan mobilnya di pinggiran jalan ini.

"Sebelumnya sering terjadi, tapi hanya ceretan coretan paku saja. Kalau siraman air keras tumben sekarang," ungkap Yoni. (*)

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:

Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali

Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved