Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Erupsi Gunung Raung

Bandara Ngurah Rai Tutup Sementara Akibat Erupsi Gunung Raung

Kemungkinan besar, penutupan bandara yang telah dilakukan sejak Kamis kemarin akan diperpanjang.

Penulis: Edi Suwiknyo | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali
Papan informasi penerbangan keberangkatan di terminal keberangkatan internasional Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Akibat erupsi Gunung Raung, Bandara Ngurah Rai ditutup untuk sementara waktu.

Menurut Kepala Bagian Legal and Communication Angkasa Pura 1 Vely Sansouci, penutupan ini dimulai pada Kamis (9/7/2015) sekitar pukul 21.27 wita hingga Jumat (10/7/2015) pukul 09.30 wita.

(Baca Juga Berita Terkait: Debu Vulkanik Sampai di Bali, BMKG: Tidak Aman untuk Penerbangan)

Ia mengatakan, kemungkinan besar, penutupan bandara ini akan diperpanjang.

(Baca Juga Berita Terkait: Ini Rute Penerbangan Garuda Indonesia yang Tidak Beroperasi Sementara)

Namun, saat ini sejumlah pimpinan bandara dengan pihak airlines sedang menggelar rapat mengenai hal itu.

Tidak hanya Bandara di Bali yang saat ini tidak beroperasi.

Empat bandara ditutup sementara, yaitu Bandara Ngurah Rai Denpasar Bali, Bandara Belimbingsari Banyuwangi, Bandara Notohadinegoro Jember dan Bandara Lombok.

Seperti informasi yang Tribun Bali kutip dari website resmi Garuda Indonesia, Jumat (10/7/2015), berkaitan dengan erupsi tersebut, Garuda Indonesia untuk sementara tidak mengoperasikan penerbangan dari dan ke empat Bandara tersebut pada hari ini, Jumat (10/7/2015).

Sebelumnya, pada hari ini, Jumat (10/7/2015), NOTAM “notice to airman” nomor SBA3810 092205 GG WADDYOYE 092205 WRRRYNYX (A1414/15 NOTAMR A1413/15 Q)WAAF/QFALC/IV/NBO/A/000/999/0845S11510E005 A)WASS B)1507092205 C)1507100130 E)AD CLSD DUE TO RAUNG MT ACTIVITY) telah dikeluarkan oleh Briefing Office Kementerian Perhubungan Republik Indonesia terkait dengan penutupan empat bandara tersebut.

Dengan situasi tersebut, Garuda Indonesia memberlakukan kebijakan pembebasan biaya “cancellation fee”, “rebooking/reroute fee”, refund fee, “ADM fee” dan fee perubahan tiket lainnya bagi para penumpang yang telah memiliki jadwal penerbangan dari dan keempat kota tersebut.

Garuda Indonesia akan terus memonitor situasi dan perkembangan berkaitan dengan aktivitas Gunung Raung serta kesiapan masing-masing Bandara untuk kembali melaksanakan operasional penerbangan.

Penerbangan Garuda Indonesia dari dan menuju ke-4 (empat) bandara tersebut akan dilayani setelah bandara-bandara tersebut dinyatakan dibuka kembali oleh otoritas yang berwenang.

Garuda Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pengguna jasa dikarenakan oleh situasi “Force Majeur” dan di luar kendali Garuda Indonesia tersebut.

Kami menghimbau para penumpang dengan tujuan Bandara-Bandara yang ditutup tersebut, kiranya agar langsung melakukan perubahan reservasi tiket melalui Call Center Garuda Indonesia (24 jam) di nomor 021-2351 9999 dan 0804 1 807 807.(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved