Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Lebaran

Dermaga Baru Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Siap Layani Pemudik

Menurutnya, puncak arus mudik diprediksi pada hari ini Selasa (14/7/2015) atau H-3 nanti.

Penulis: I Gede Jaka Santhosa | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/I Gede Jaka Santhosa
Sebuah kapal sandar di dermaga Pelabuhan Gilimanuk, Jumat (10/7/2015) 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Menjelang puncak arus mudik Lebaran tahun 2015 ini, dermaga baru di Pelabuhan Penyeberangan Ketapang - Gilimanuk akhirnya siap dioperasikan.

Hal tersebut menyusul dikeluarkan surat kesepakatan antara Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) dengan PT ASDP Indonesia Ferry, Tbk beberapa hari yang lalu.

Manager Usaha PT ASDP Indonesia Ferry, Tbk selaku otoritas Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Wahyudi Susianto, saat ditemui di ruangannya Jumat (10/7/2015) mengatakan, bisa dioperasikan menjelang arus puncak mudik Lebaran. Menurutnya, puncak arus mudik diprediksi pada Selasa (14/7/2015) atau H-3 nanti.

Dermaga baru ini sebelumnya diprediksi belum beroperasi karena ada pasangan di Ketapang tersebut.

Saat ini, ada tujuh dermaga yang bisa dioperasikan untuk menunjang arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Tujuh dermaga itu terdiri 3 dermaga Landing Craft Machine (LCM), 1 unit Ponton, dan 3 unit Moveable Bridge (MB) atau dermaga hidrolik.

Meskipun sudah bisa dioperasikan, namun khusus dermaga MB baru ini akan diberlakukan syarat khusus dalam pengoperasiannya.

"Bisa dioperasikan dengan catatan hanya digunakan kapal-kapal kecil dan hanya kapal yang memuat sepeda motor serta kendaraan pribadi. Itu kan belum selesai 100 persen, jadi hanya bisa digunakan selama angkutan Lebaran," kata dia.

Setiap harinya dermaga MB baru itu akan melayani pengoperasian 5 kapal dengan setiap kapalnya beroperasi dengan 8 hingga 41 trip seharinya. 

Hal itu karena dermaga MB baru dan belum serah terima dengan pihak rekanan.

"Kalau dermaga yang sudah ada biasanya menerima enam kapal beroperasi. Tapi untuk dermaga baru ini hanya lima kapal yang bisa digiring ke sana," ungkapnya.

"Meskipun terbatas pengoperasiannya, tapi lumayan membantu kami melayani penyeberangan. Sebuah kapal bisa beroperasi 8 hingga 41 trip seharinya. Jadi kalau ada 5 kapal tambahan yang bisa dioperasikan di sana kan kami merasa sangat terbantu dalam arus Lebaran kali ini," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved