Terbakar dalam Suhu 200-300 Derajat, Jenazah Korban Tidak Dapat Dikenali
Hal ini dapat dibuktikan dari gigi jenazah yang merupakan jaringan terkeras dalam tubuh juga turut terbakar
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebuah mobil dan pengemudinya terbakar di Jembatan Saba Jalan By Pass Ida Bagus Mantra, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali, Selasa (21/7/2015).
Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh tim kedokteran forensik RSUP Sanglah, Denpasar, jenazah pengemudi disebutkan mengalami luka bakar di seluruh tubuh dengan derajat luka bakar III sampai IV.
(Baca Juga Berita Terkait: Pemilik Mobil Terbakar Datangi Mapolres Gianyar, ‘Dipinjam Adi Jaya’)
"Korban mengalami luka bakar di sekujur tubuh, terutama di wajah dan anggota geraknya. Bahkan luka bakar yang dialami korban sampai mengenai otot dan tulang hingga mengalami karbonisasi," terang Kepala Bagian SMF Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, dr Ida Bagus Putu Alit.
Dilihat dari luka bakarnya dan kerusakan tubuh yang diakibatkannya, pihaknya memperkirakan jenazah laki-laki tersebut terbakar di suhu antara 200-300 derajat celcius.
"Hal ini dapat dibuktikan dari gigi jenazah yang merupakan jaringan terkeras dalam tubuh juga turut terbakar," terangnya
Sementara itu, barang tersisa yang ditemukan pada tubuh jenazah hanya berupa celana dalam berwarna abu-abu. Itupun hanya tersisa sebagian.
Untuk waktu kematian dan identifikasi jenazah menurut dr Alit sangat sulit untuk dilakukan karena jenazah dalam keadaan terbakar parah hingga mengalami karbonisasi.
Hingga kemarin sore, pihak RSUP Sanglah belum menerima laporan dari pihak kepolisian terkait dengan identitas jenazah tersebut.
"Sampai saat ini kita belum bisa mengetahui identitas jenazah. Hanya saja tadi ada informasi di mobil yang terbakar tersebut ditemukan tabungan atas nama I Ketut Adi Jaya, keluarga atas nama tersebut juga sudah sempat melihat jenazah ke Forensik. Namun, mereka masih ragu dan belum dapat memastikan apakah itu anggota keluarga mereka atau tidak," ujar dr Alit.
Menurutnya, untuk memastikan kepastian identitas jenazah, sangat dimungkinkan untuk dilakukan uji DNA.
Karena, kondisi jenazah secara visual sangat sulit untuk dikenali.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/mobil-terbakar2_20150722_085455.jpg)