Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Piala Presiden

Tekanan Kiper Arema Cronus di Publik Sendiri, Kawal Gawang Demi Klub

Meskipun dia akan menghadapi tekanan publik sendiri di Stadion Dipta, ia akan bekerja keras mengawal gawangnya dari kebobolan.

Penulis: Marianus Seran | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali
Skuat Arema Cronus menjajal lapangan Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (26/9/2015). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kiper Arema Cronus, Made Wardana, menilai semua skuat Bali United harus diwaspadai berkaca dari leg pertama di Malang.

"Pemain Bali United memiliki semangat bertanding luar biasa," kata Wardana.

Wardana pun menyatakan timnya harus kerja keras untuk menghadapi skuat muda Bali United.

Bila tampil di bawah form, alamat buruk bakal menghinggapi skuat Singo Edan.

Sebagai pemain profesional, kiper asal Ubud ini pun merasa wajib memberikan yang terbaik kepada klub yang dia bela.

Meskipun dia akan menghadapi tekanan publik sendiri di Stadion Dipta, Gianyar, ia akan bekerja keras mengawal gawangnya dari kebobolan.

Terkait kepastian dia akan kembali menjadi kiper utama, Wardana menyerahkan sepenuhnya kepada pelatih.

Kiper berusia 34 tahun ini akan kembali bersaing dengan Kurnia Meiga yang sudah pulih dari cedera.

”Saya serahkan keputusan kepada pelatih. Kalau main siap, kalau tidak gak ada masalah,” kata mantan kiper Persegi Gianyar ini.

Namun menurut Pelatih Kiper Arema, Alan Haviluddin, peluang Wardana untuk kembali jadi starter terbuka lebar.

Kurnia Meiga saat ini masih berupaya untuk mengembalikan psikis pasca-cedera panjang.

Arema masih tanpa gelandang sekaligus kapten tim Ahmad Bustomi.

Playmaker timnas ini masih menjalani ibadah haji.

Namun Joko Susilo memiliki banyak stok pemain untuk mengisi posisi Bustomi di lini tengah.

Ada Juan Ravi, Gede Sukadana, atau Ferry Aman Saragih.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved