2019, Provinsi Bali Targetkan Gedung-gedung Sudah Dipasangi Solar Panel
Gedung-gedung di provinsi Bali akan segera menggunakan clean energy. Diharapkan pada tahun 2019 seluruh Provinsi Bali sudah menggunakan clean energy.
Laporan Wartawan Tribun Bali, AA Gde Putu Wahyura
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Gedung-gedung di provinsi Bali akan segera menggunakan clean energy. Diharapkan pada tahun 2019 seluruh Provinsi Bali sudah menggunakan clean energy.
Gubernur Bali, Made Mangku Pastika mengatakan program ini akan berjalan mulai tahun 2016 dengan memasang beberapa sunflower solar panel di gedung gedung pemerintahan Provinsi Bali.
“Antara lain saya minta kepada beliau, misalnya kantor ini listriknya nanti menggunakan clean energi solar panel tenaga surya, kalau bisa kantor ini dan Bajra Sandhi plus nanti ada energi untuk nyetrum sepeda motor sama mobil. Kalau itu bisa ini memberikan contoh kepada masyarakat bali tentang pentingnya fungsi clean energy,” ujarnya sesuai kegiatan TP PKK Peduli Lingkungan di Denpasar, Bali, Kamis (5/11/2015).
Selain itu ia juga sudah menyampaikan Kepada Kementrian ESDM untuk memberikan bantuan solar panel di kawasan Pura besakih.
Bali akan menjadi pusat clean energi, energi terbarukan kerjasama pusat dan daerah yang ini dibiayai oleh Unesco dan WHO disamping Kementrian ESDM sendiri.
“Bukan puranya di Besakih tetapi lapangannya akan dipasang tenaga surya agar di sana menghasilkan listrik cukup untuk pura dan masyarakat di situ, termasuk batur. Saya juga minta dua panel lagi untuk Buleleng dan Klungkung, karena Karangasem dan Bangli kan sudah ada. Nah itu kira-kira yang nyata yang akan dikerjakan tahun 2016," ujar Pastika.
Selain itu pembangkit listrik Bali di Gilimanuk, di Pemaron, dan Sanggaran itu akan semua menggunakan energi gas, karena solar sudah saat ini menghasilkan polusi yang besar dan kotor.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/panel-pembangkit-listrik-tenaga-surya-plts_20151029_222847.jpg)