Erupsi Gunung Barujari
Cok Ace: Kunjungan Wisman ke Bali Akan Menurun
Tjokorda Artha Ardana Sukawati, atau yang akrab disapa Cok Ace mengaku kondisi pariwisata di Bali kembali berjalan stagnan pasca erupsi
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: gunawan
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tjokorda Artha Ardana Sukawati, atau yang akrab disapa Cok Ace mengaku kondisi pariwisata di Bali kembali berjalan stagnan pasca erupsi Gunung Barujari di Lombok, NTB yang berdampak di Bali.
“Pertama kali mendengar kabar dari media ihwal erupsi Gunung Bajujari ini, saya langsung terngiang dan terbayang kejadian erupsi Gunung Raung kemarin,” katanya, Kamis (5/11/2015).
Sebab menurutnya, kejadian erupsi Gunung Raung itu, menciptakan banyak sekali pembatalan penerbangan masuk dan keluar Bali, dan mengakibatkan 78 ribu wisatawan mancanegara batal ke Bali.
“Sekarang stagnan, baik yang pergi dan masuk tidak bisa sama sekali,” tegasnya kembali. Ia menghitung, jika biasanya kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada bulan November mencapai 10 ribu -12 ribu per harinya, bisa turun hingga 50 persen.
Pasalnya, banyak wisman yang mempersiapkan Bali sebagai destinasi tujuan wisata setelah mereka mengambil cuti bekerja atau liburan di negaranya.
“Sekarang misalkan saja, mereka mengambil cuti sepekan, lalu menunggu kepastian masuk Bali saja sampai tiga hari karena erupsi gunung. Enggak mungkin mereka nunggu selama itu, yang saya takutkan banyak di antara mereka mengalihkan tujuan destinasinya ke negara lain seperti Singapura dan Thailand,” katanya.
Baginya, walaupun Bandara I Gusti Ngurah Rai telah dibuka, kepadatan penumpang akan terjadi pada saat itu dan beberapa hari setelahnya akan terjadi penurunan kedatangan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pantai-yeh-gangga_20150624_133448.jpg)