Erupsi Gunung Barujari
Penumpang di Terminal Ubung Meningkat Hingga 65 Persen
Sejak ditutupnya bandara I Gusti Ngurah Rai akibat erupsi Gunung Barujari, penumpang di Terminal Ubung, Denpasar meningkat hingga 65 persen.
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: gunawan
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sejak ditutupnya bandara I Gusti Ngurah Rai akibat erupsi Gunung Barujari, penumpang di Terminal Ubung, Denpasar meningkat hingga 65 persen. Sementara kendaraan meningkat 6 persen.
"Tapi kalau jumlah kendaraan tidak terlalu banyak hanya naik 6 persen saja. Soalnya kalau hari-hari biasa rata-rata jumlah penumpang di dalam bus itu paling 50 persen saja. Kalau kondisi seperti ini rata-rata 75 persen isi penumpang sudah jalan busnya," kata Kepala UPT Terminal Penumpang Dinas Perhubungan Kota Denpasar, AA Eka Putra, di Terminal Ubung, (5/10/2015).
Peningkatan jumlah penumpang sebanyak 65 persen ini hasil rekapan data tanggal 3-4 November 2015.
Setiap harinya, pukul 20.00 Wita, Petugas UPT merekap data penumpang dan jumlah kendaraan yang datang dan berangkat.
Pantauan Tribun Bali, di area tunggu Terminal Ubung banyak penumpang yang duduk berdesakan, bahkan ada yang ketiduran.
Selain itu, tampak pula sejumlah warga asing yang ikut duduk berdesakan di tengah padatnya kondisi ruang tunggu terminal.
Eka Putra menambahkan, untuk hari ini, siang hingga sore, kondisi kepadatan penumpang di Terminal Ubung sudah mulai berkurang.
"Kalau pagi tadi baru lebih ramai," ungkapnya, Kamis sore.
Mengenai harga tiket di Terminal Ubung, Eka Putra menjamin tidak ada Perusahaan Otobus (PO) yang menaikkan harga tiket bus.
"Tidak akan ada yang menaikkan tiket. Karena biar penumpang banyak kan bus bus juga lumayan banyak, jadi mereka saingan. Jadi harga tiket juga sudah kami tetapkan," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ubung_20151105_165137.jpg)