Banyaknya Jenis Jalan di Bali Bingungkan Masyarakat Saat Ajukan Pengaduan
Jalan nasional bisa dilihat dari fungsinya yakni jalan yang menghubungkan antar aktivitas nasional.
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Dewa Made Satya Parama
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Bidang Bina Marga PU Provinsi Bali, Nengah Riba mengaku masyarakat masih banyak yang keliru mengajukan pengaduan terkait jalan dan infrastruktur di Bali.
Masyarakat yang mengadu, masih belum mengetahui pihak yang memiliki tanggung jawab terhadap jalan dan infrastruktur yang dikeluhkan.
Banyaknya jenis jalan di Bali membingungkan masyarakat untuk melapor ke pihak tekait.
"Masyarakat masih belum mengetahui mana jalur nasional, provinsi, kota dan lingkunga. Sehingga kalau ada jalan rusak yang dikomplain PU provinsi," jelasnya sembari tersenyum, Senin (16/11/2015).
Jalan nasional bisa dilihat dari fungsinya yakni jalan yang menghubungkan antar aktivitas nasional.
Di Bali sendiri jalan nasional mencakup bagian kulit bali yang menghubungkan Bali dengan Jawa dan NTB.
Sedangkan jalan provinsi lebih menghubungkan seluruh kabupaten dengan kota Denpasar.
Jalan kota sendiri menghubungkan beberapa kawasan di kota.
"Memang benar jalan di bali sangat banyak jadi tidak heran jika masyarakat bingung saat mengeluhkan dan melapor ke pihak mana" ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pipa-pdam-bocor_20151106_174145.jpg)