Peringatan Dini Kekeringan di Bali, 177 Hari Tanpa Hujan di Sumberkima
Adapun daerah yang tidak hujan berturut-turut lebih dari 60 hari, antara lain:
Penulis: Ida A M Sadnyari | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Meski hujan sudah beberapa kali turun dengan intensitas sedang, ternyata belum semua wilayah di Bali yang merasakan hujan.
Berdasarkan informasi dari Facebook Resmi Denpasar Call Centre, ini peringatan dini kekeringan di Provinsi Bali hingga Jumat (20/11/2015).
Adapun daerah yang tidak hujan berturut-turut lebih dari 60 hari, antara lain Kabupaten Buleleng meliputi Grokgak, Tejakula, Kubutambahan, Celukan Bawang, Sumberkima, Gretek, Bondalem, Bengkala, dan Kloncing.
Kabupaten Bangli di Toya Bungkah.
Hujan juga belum turun di Kabupaten Jembrana khususnya di wilayah Melaya.
Kabupaten Karangasem yang belum merasakan hujan adalah daerah Kubu, Tianyar, Sukadana, dan Tulamben.
Sedangkan Kabupaten Gianyar, di wilayah Puhu Payangan.
Dari semua kabupaten tersebut, tiga ranking teratas yang mengalami kekeringan adalah Kabupaten Buleleng selama 177 hari, khususnya di daerah Sumberkima.
Selanjutnya, masih di Kabupaten Buleleng selama 173 hari, di daerah Grokgak.
Urutan ketiga, Kabupaten Bangli hujan tidak turun selama 169 hari di kawasan Toya Bungkah.
Hujan sudah mulai mengguyur Bali sejak pertengahan November. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kekeringan-di-bali_20151121_171123.jpg)