Piala Jenderal Sudirman
Tiga Pilar PSM Absen, Lancine Kone Gantikan Boaz Salossa
Istilah grup "neraka" tersemat di Grup B Piala Jenderal Sudirman 2015, dibenarkan Asisten Pelatih PSM Makassar, Basri Badussalam.
Penulis: Marianus Seran | Editor: Irma Yudistirani
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Istilah grup "neraka" tersemat di Grup B Piala Jenderal Sudirman 2015, dibenarkan Asisten Pelatih PSM Makassar, Basri Badussalam.
Selain disebut grup neraka, pertarungan lima tim penghuni Grup B sulit diprediksi.
“Di sini grup yang paling ketat di antara dua grup lain. Jadi benar disebut grup neraka itu. Terus tim-timnya sulit diprediksi,” ucap Basri mantan pemain Persegi Gianyar 2003/2004.
Basri yang menyaksikan laga Bali United kontra Mitra Kukar ini, menilai persaingan antar lini kedua tim sangat ketat.
Hanya kesalahan kecil yang bisa membuat satu di antaranya tergelincir.
Meski ketat, dirinya yakin saat menghadapi Persipura Jayapura nanti malam, PSM bisa keluar dari grup neraka dengan status terbaik.
“Contoh Bali United di kandang saja bisa kalah. Padahal waktu lawan Persipura mereka luar biasa,” katanya, Minggu (22/11/2015).
Basri menyatakan, Persipura merupakan tim yang memiliki kekuatan merata.
PSM Makassar sendiri dipastikan tidak akan diperkuat tiga pemain pilarnya seperti stiker Silvio Escobar, bek kiri Rendy Siregar, dan gelandang serang Patrice Nzekou akibat akumulasi kartu kuning.
Pelatih Persipura Jayapura Oswaldo Lessa Filho menargetkan meraih poin penuh di Stadion Kapten I Wayan Dipta, pukul 19.00 Wita, Senin (23/11/2015).
Mengantongi poin tiga dengan sekali kemenangan adu penalti lawan Semen Padang dan kalah sekali melalui adu penalti lawan Bali United, tim berjuluk Mutiara Hitam berambisi meraih tiga poin melawan PSM Makassar untuk menjaga asa lolos ke babak berikutnya.
“Penting untuk menang di laga 90 menit untuk mendapat tiga poin, besok harus menang,” kata Oswaldo Lessa Filho saat ditemui di Hotel Ibis, Minggu (22/11/2015).
Pertandingan nanti malam, Persipura tak akan diperkuat striker Boaz Salossa akibat cedera yang masih dideritanya.
Pelatih asal Brasil ini menyiapkan pemain pengganti untuk menajamkan lini depannya.
“Boaz belum bisa main, tapi kita punya striker Ferinando Pahabol, Lancine Kone, ada Lukas Mandowen, Ricky Kayame meski beda karakter tapi kita bisa memainkannya,” ucapnya. (*)
Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/psm_20151123_143116.jpg)