Ada Temuan Pendanaan Terorisme di Indonesia Sebesar Rp 7 Miliar Dari Australia
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan menemukan adanya aliran dana senilai Rp 7 miliar dari Australia untuk pendanaan terorisme di Indonesia
Pengamat Intelijen, Ansyad Mbai, meminta aparat kepolisian tidak memandang sebelah mata ancaman dari mereka-mereka yang diduga sebagai teroris.
Termasuk jaringan Santoso yang beberapa waktu lalu mengancam melalui video di media sosial, akan membom Polda Metro Jaya.
Dia menilai, teroris yang sudah lama bersarang di Poso, itu berbahaya.
Sebab, kelompok yang dikendalikan pria itu terintegrasi dengan jaringan teroris lainnya, seperti The Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).
"Teroris (Poso, Red) ada kaitan seperti Suriah dan Irak. Mereka memiliki kekuatan yang sama. Teroris di sana berkaitan dengan teroris di Irak," tutur mantan kepala Badan Nasional Penagulangan Terorisme (BNPT) itu.
Atas berbagai ancaman yang terjadi di Indonesia, Mbai mengharapkan bangsa Indonesia yang meliputi penanganan terorisme bisa mengatasi permasalahan tersebut.
Secara khusus, dia meminta kepada pihak berwajib supaya mengawasi 145 warga negara Indon
Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/teroris_20151129_102335.jpg)