RS Indera Ganti Nama Jadi RS Mata Bali Mandara, Ini Alasan Mangku Pastika
Nama Bali Mandara pada rumah sakit tersebut agar menjadi kebanggan masyarakat Bali.
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam kunjungannya ke Rumah Sakit Mata Bali Mandara atau RS Indera Jalan Angsoka Denpasar mengaku digunakan nama Bali Mandara pada rumah sakit tersebut agar menjadi kebanggan masyarakat Bali.
Mantan Kapolda Bali ini mengaku apabila nama Bali Mandara dipermasalahkan atas tidak dikeluarkannya izin perluasan rumah sakit tersebut, ia tidak ambil pusing soal nama itu.
"Justru nama itu digunakan supaya masyarakat Bali ada kebanggaan begitu lo. Sama seperti kalian juga kan namanya bagus-bagus, itu kan biar bangga," kata Pastika sembari tertawa saat berbincang-bincang dengan sejumlah wartawan cetak, elektronik yang meliput kunjungannya ke RS Indera, Senin (7/12/2015).
Menurut Pastika, makna Mandara itu adalah Agung.
Ia mengaku tidak ada masalah dengan nama tersebut dan ia balik bertanya apakah namanya harus sesuatu yang membuat masyarakat pesimis dan tidak ada rasa kebanggaan.
"Apa yang salah dari nama Bali Mandara? Maju Aman Damai dan Sejahtera. Kecuali namanya tidak mundur, tidak aman, kacau, dan miskin begitu baru dipermasalahkan," katanya.
Beberapa tahun silam, sempat ada perdebatan soal diubahnya nama RS Indera menjadi RS Mata Bali Mandara di tingkat DPRD Provinsi Bali.
Waktu itu, yang paling menolak nama Bali Mandara tersebut adalah sejumlah fraksi khususnya fraksi PDIP Bali.
Namun akhirnya kalangan dewan pun menyetujui nama Bali Mandara tersebut dan dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan nama tersebut resmi menjadi Rumah Sakit Mata Bali Mandara. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gub-bali_20151207_121335.jpg)