Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tip Sehat untuk Anda

Stop Meludah Sembarangan! Ini Ciri-ciri Air Ludah yang Mengandung Penyakit Berbahaya

Kepala Dinas Kesehatan Denpasar, Luh Putu Sri Asmini menilai masih banyak warga yang meludah sembarangan di ruang publik.

Editor: Irma Yudistirani
istimewa
Dilarang Meludah 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Dewa Made Satyaparama

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kepala Dinas Kesehatan Denpasar, Luh Putu Sri Asmini menilai masih banyak warga yang meludah sembarangan di ruang publik.

Padahal kebiasaan itu bisa menularkan penyakit.

“Banyak masyarakat yang tidak tahu, ludah yang dibuang dapat menularkan penyakit berbahaya” katanya, Selasa (15/12/2015).

Ludah yang dikeluarkan merupakan media atau ekskresi yang mengandung banyak kuman dan bakteri dari penyakit yang mudah ditularkan seperti TBC, Hepatitis B, Flu, batuk dan beberapa penyakit menular lain.

“Ludah yang mengandung kuman biasanya berwarna kuning, jika terciprat atau terkena kulit kemungkinan akan tertular,” jelasnya.

Potensi menularkan penyakit lebih besar saat ada seseorang yang meludah sembarangan di area publik.

Pengendara yang meludah di tengah perjalanan juga sangat beresiko menularkan penyakit yang ia derita.

“Kalau pengendara yang meludah, tentunya cipratan ludahnya terbang ke pengendara lain itu yang berkemungkinan besar menularkan penyakit,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat sadar untuk tidak meludah sembarangan.

Jika seseorang ingin meludah dianjurkan untuk melakukannya di toilet dan menyiapkan tisu sebagai wadah untuk membuang.

Dinas Kesehatan Denpasar kata dia sudah melakukan penyuluhan melalui puskesmas di Denpasar untuk mengedukasi warga terkait meludah sembarangan.

Menanggapi kebiasaan masyarakat yang meludah sembarangan, Sosiolog Universitas Udayana, Wahyu Budi Nugroho SSos, MA mengatakan, bahwa meludah sembarang bisa dikatan melanggar etika.

“Etika itu ihwal tentang bagaimana seharusnya kita berperilaku, di dalamnya memuat nilai kesopanan dan kepatutan. Meludah sembarangan jelas tidak patut” tegasnya.

Budaya meludah sembarangan berasal dari kebiasaan masyarakat di daerah asalnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved