Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Dadong Remrem Pingsan Lihat Rumah Pemberian Seorang Notaris Padanya Terbakar

Nenek Remrem juga tampak lemas dan sempat pingsan melihat rumahnya terbakar dan langsung dievakuasi oleh kerabatnya.

Penulis: I Gede Jaka Santhosa | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/I Gede Jaka Santhosa
Kebakaran rumah Nenek Remrem di Kabupaten Jembrana pada Kamis (17/12/2015). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Kebakaran terjadi di Kabupaten Jembrana pada Kamis (17/12/2015).

Diduga akibat korsleting listrik, rumah berukuran mini milik Ni Ketut Remrem (65), warga Banjar Tegalasih, Desa Batuagung, Kecamatan/Kabupaten Jembrana ludes terbakar.

Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Bali kemarin, kebakaran tersebut terjadi pukul 13.45 Wita saat nenek Remrem sedang mempersiapkan porosan (sarana banten).

Saat itu ia akan masuk ke dalam rumah berukuran 4x3 meter tersebut.

Ia pun kaget melihat di dalamnya api telah berkobar.

Remrem langsung berteriak dan didengar kerabatnya yang kebetulan tinggal satu pekarangan rumah dengannya yaitu Ni Ketut Raka Ardini.

Warga setempat kemudian berdatangan dan memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Nenek Remrem juga tampak lemas dan sempat pingsan melihat rumahnya terbakar dan langsung dievakuasi oleh kerabatnya.

Api bisa dipadamkan sekitar setengah jam kemudian setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran (damkar) Pemkab Jembrana datang ke lokasi kejadian.

“Tadi saya masuk ke dapur yang ada di sebelah rumah nenek (dadong) Remrem. Ambil tabung gas karena khawatir takutnya nanti ikut terbakar,” kata Ardini.

Kelian Banjar Tegalasih, Desa Batuagung, Kecamatan/Kabupaten Jembrana, I Nengah Sujana mengatakan, sehari-harinya Remrem ini memang hidup seorang diri lantaran belum pernah menikah.

Ia juga tercatat sebagai kurang mampu dan telah diusulkan untuk mendapatkan bantuan bedah rumah.

Rumah yang dihuninya sekarang merupakan rumah pemberian seorang notaris dan kini malah hangus terbakar.

“Sehari-harinya nenek Remrem memang membuat porosan dan suka mencari sayur kangkung. Kasihan rumahnya terbakar, tapi nanti kami akan usulkan lagi bedah rumah untuk nenek ini,” terang Sujana saat ditemui di lokasi kebakaran Kamis (17/12/2015).

Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gusti Made Sudharma Putra dikonfirmasi mengakui adanya peristiwa kebakaran tersebut.

Akibat kekabaran, kamar tidur beserta isinya seperti uang tunai Rp 400 ribu, kasur, TV 14 inch, dan pakaian nenek Remrem ludes terbakar.

“Penyebabnya diduga karena terjadi korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa karena pemilik rumah sedang di pekarangannya. Kerugian ditafsir materi akibat kebakaran ini Rp 3 juta,” tandas Sudharma. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved