Bentrokan di Lapas Kerobokan
Ternyata Ini Diduga Penyebab Bentrok Ormas yang Juga Sesama Nyama Bali
Ketegangan yang dirasakan oleh para sipir dan pegawai makin memuncak pada Kamis (17/12/2015) saat adanya penyerahan tahap II tersangka kasus
Penulis: Putu Candra | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Namun pertengkaran dapat dilerai oleh petugas lapas.
(Sedih, Sebelum Tewas dalam Bentrokan, Ubung Berpesan Ini pada Istrinya)
Situasi kembali tegang dan gesekan terjadi di depan tower air di dalam lapas sekitar pukul 15.50 Wita.
Napi di Blok D dan C1 saling serang menggunakan batu dan senjata tajam berbagai jenis seperti pedang.
Suara gaduh pun muncul, ada beberapa kaca terkena batu, dan atap yang terbuat dari seng membuat suara menjadi tambah gaduh, ditambah suara teriakan mereka yang keras-keras dan saling bersahutan.
"Bentrokan sangat cepat terjadi dan darah bercucuran di sekitar lokasi. Empat korban pun segera dilarikan ke RSUP Sanglah," ungkap seorang anggota sipir yang namanya minta tak ditulis.
“Yang dapat kami lakukan melarikan diri keluar, karena suasana makin tak menentu. Serta melihat korban yang mengalami luka cukup parah. Lebih baik kami mencari selamat,” tandasnya.
(Pohon Ganja dan Jenglot Juga Ditemukan di Blok Lapas Kerobokan)
Menyikapi situasi yang tidak kondusif serta adanya ancaman, Kasi Pidum Kejari Denpasar, Ketut Maha Agung, segera mengambil tindakan dengan membawa dan minta penahanan terhadap dua tersangka kasus pidada ke Polda Bali.
"Untuk menghindari segala kemungkinan yang buruk, kami telah berkordinasi dengan pihak kepolisian untuk menahan dua tersangka di sana (Polda Bali)," jelasnya singkat saat dihubungi.
Sementara suasana di depan Lapas Kerobokan tampak ramai dijaga oleh ratusan anggota gabungan kepolisian.
Jalan umum di depan lapas pun ditutup, terlihat sebagian polisi berjaga di luar lapas dan sebagian masuk ke dalam lapas.
Selang beberapa menit, datang ratusan orang ke Lapas Kerobokan. Kedatangan mereka untuk menjemput keluarga yang tengah menjenguk tahanan lainnya dan posisinya berada di dalam lapas.
Namun massa itu langsung dicegah oleh polisi dan digiring menuju luar area lapas.
Tampak dari massa ada yang membawa tombak serta pentungan besi. (*)
Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/grafus-bentrok-ormas_20151218_093046.jpg)