Hari Raya Imlek

Tahun Moyet Api, Shio Ini Terjebak Cinta Masa Lalu

"Ambil positifnya saja, tetap kembali ke keyakinan masing-masing," pungkas dia.

Tahun Moyet Api, Shio Ini Terjebak Cinta Masa Lalu
Antara
Ilustrasi

TRIBUN-BALI.COM - Tahun Monyet Api membawa bara asmara bagi pemilik shio babi, shio anjing dan shio monyet, kata paranormal Suhu Naga.

Kendati berpotensi memiliki kehidupan percintaan yang berbunga-bunga tahun ini, pemilik shio monyet diingatkan untuk berhati-hati agar tidak terjerumus ke dalam cinta segitiga.

(3 Shio Ini Diramal Kurang Beruntung di Tahun Monyet Api)

"Karena ada sifat mudah jenuh, mudah bosan," kata Suhu Naga pada Antara News.

Sementara itu, pemilik shio babi bisa bertemu pasangan berkat kesabaran juga fokus terhadap target yang diincar.

Namun, disarankan untuk menjajaki pasangan lebih dalam sebelum dibawa ke hubungan yang lebih serius.

Shio anjing tahun ini berpotensi terjebak nostalgia dengan orang di masa lalu alias "cinta lama bersemi kembali".

Agar asmara semakin lancar, Suhu Naga mengingatkan pemilik shio anjing untuk mengurangi sifat sok tahu.

"Bisa membuat pasangan ilfil (hilang feeling)," ujarnya.

Suhu Naga juga menyebutkan shio-shio yang diperkirakan apes dalam hal percintaan tahun ini, yakni shio macan, shio ayam dan shio kerbau.

Pemilik shio macan bisa bermuram durja karena rencana pernikahannya kandas atau putus cinta dari kekasih.

"Terutama perempuan, bisa berbalik pikiran dan perasaannya," kata dia.

Dia mengingatkan pemilik shio macan untuk tidak tinggi hati dan merendahkan orang lain karena rata-rata dari mereka memang memiliki fisik menarik.

"Merasa sudah cakep jadi merendahkan orang lain dan terbawa ke percintaan," jelas dia.

Sementara itu, pemilik shio ayam bisa patah hati karena orangtua tidak merestui hubungan mereka dengan sang kekasih hati.

Sedangkan shio kerbau harus siap-siap menjalin asmara jarak jauh karena ada kemungkinan pekerjaan mengharuskannya pergi ke tempat lain.

"Bagi pasangannya harus memupuk komitmen tinggi," katanya.

Suhu Naga menegaskan prediksi-prediksi bukan sesuatu yang pasti akan terjadi.

"Ambil positifnya saja, tetap kembali ke keyakinan masing-masing," pungkas dia. (*)

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved