Atletik
Lawan di Olimpiade Tangguh-tangguh, Maria Londa Pasrah Pada Tuhan
Jelang Olimpiade Matangkan Persiapan Mental
Penulis: Ady Sucipto | Editor: Rizki Laelani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Atlet atletik Bali, Maria Natalia Londa terus mematangkan persiapan untuk bertarung di Olimpiade 2016 di Rio De Jeneiro, Brazil, Agustus mendatang.
Londa terus fokus menggembleng persiapan mental untuk bersaing di level tingkat dunia itu.
Atlet lompat jauh berpostur 1,65 meter tersebut berusaha keras membangun kepercayaan diri dan melatih fisiknya di bawah pengawasan ketat pelatih, Ketut Pageh.
Meski tampil untuk pertama kalinya di ajang olimpiade, atlet peraih medali emas di Asian Games 2014 di Korea Selatan tersebut, berusaha tampil maksimal demi meraih yang terbaik bagi kontingen Merah Putih.
“Dari dulu saya bertanding saya fokuskan pertama adalah keyakinan saya dalam berlatih. Saya menghargai proses dan ketika bertanding saya pasrahkan kepada Tuhan,” ucap Maria kepada Tribun Bali, Selasa (9/2/2016).
Meski akan bersaing dengan atlet terbaik dari penjuru dunia, seperti peraih medali emas Britney Reese dari USA, Ivana Spanovic asal Serbia, Tatyana Lebedeva asal Rusia, Maria tetap fokus untuk mempersiapkan diri dengan kemampuannya.
“Mereka itu lompatannya sudah di atas tujuh meter, semuanya hampir punya lompatan jauh. Tapi saya nggak perlu mengejar, saya hanya mengejar prestasi saya dulu. Setelah nanti masuk final, baru saya akan buktikan,” katanya.
Peraih dua medali emas di ajang SEA Games 2015 di Singapura inipun meyakini,n program latihan yang dijalaninya dan proses pembekalan mental bersama sang pelatih dirinya semakin percaya diri dan siap memberikan penampilan maksimal di ajang olimpiade nanti.
“Pokoknya intinya dari kualifikasi sampai bertanding nanti saya berusaha yang terbaik semaksimal saya,”ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/atletik-maria-londa-11-02-2016_20160211_172453.jpg)