Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Porprov Bali

Banyak Atlet Drop di Final, KONI Buleleng Benahi Kesalahan Program Latihan Jelang Porprov Bali 2027

Menurut Devi, kondisi tersebut membuat atlet tetap mampu mencapai final, namun gagal tampil optimal di momen penentuan.

Istimewa
Pelatihan - Suasana Pelatihan Pelatih Fisik Level 2 Nasional di KONI Buleleng. Kamis (16/4/2026). Banyak Atlet Drop di Final, KONI Buleleng Benahi Kesalahan Program Latihan Jelang Porprov Bali 2027 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Banyak atlet Buleleng mengalami penurunan performa saat fase krusial pertandingan, terutama di babak final. 

Kondisi ini mendorong KONI Buleleng membenahi program latihan melalui pelatihan pelatih fisik jelang Porprov Bali 2027.

Evaluasi Porprov Bali 2025 menunjukkan, meski banyak atlet mampu menembus final, capaian medali emas belum maksimal. Buleleng tercatat meraih 68 emas, 113 perak, dan 126 perunggu.

Ketua Indonesian Conditioning Coaches Association (ICCA), Prof Dr Devi Tirtawirya, mengungkapkan salah satu penyebabnya adalah kekeliruan pelatih dalam mengatur fase latihan, khususnya menjelang kompetisi.

Baca juga: Siap Jadi Tuan Rumah Porprov 2027, Buleleng Matangkan Akomodasi dan Bidik Dampak Ekonomi

"Banyak pelatih justru memberikan porsi latihan berat saat mendekati pertandingan. Akibatnya recovery atlet tidak maksimal dan performa menurun saat bertanding," ujarnya, Kamis 16 April 2026.

Menurut Devi, kondisi tersebut membuat atlet tetap mampu mencapai final, namun gagal tampil optimal di momen penentuan.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, KONI Buleleng menggelar Pelatihan Pelatih Fisik Level 2 Nasional selama enam hari, mulai Kamis 16 April 2026 hingga Selasa 21 April 2026. 

Sebanyak 60 pelatih dari 48 cabang olahraga dilibatkan.

Wakil Ketua II KONI Buleleng, I Ketut Iwan Swadesi, mengatakan pelatihan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan pelatih dalam menyusun program latihan berstandar performa tinggi.

"Pelatih harus paham kapan memberi beban latihan, bagaimana dosisnya, dan bagaimana mengatur recovery atlet agar performa bisa maksimal saat pertandingan," jelasnya.

Dalam pelatihan ini, pelatih dibekali penyusunan program latihan secara terstruktur, mulai dari fase umum, khusus, pra kompetisi hingga kompetisi.

Selain itu, pelatih juga didorong melakukan evaluasi mandiri melalui tes fisik berkala. Sehingga program latihan dapat disesuaikan dengan kondisi atlet. 

"Jadi tidak hanya bergantung pada pengujian dari KONI saja," ucapnya.

Melalui pembenahan ini, KONI Buleleng menargetkan peningkatan performa atlet sekaligus mendongkrak raihan medali emas pada Porprov Bali 2027, saat Buleleng bertindak sebagai tuan rumah. (mer)

Kumpulan Artikel Buleleng

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved