Bali Paradise
Bingung Cari Makanan Harga Terjangkau Saat Malam di Sanur? Ini Surganya
Tempat ini merupakan surga kuliner di malam hari bagi warga lokal maupun turis asing yang tengah menghabiskan waktu liburannya di seputaran Sanur.
Penulis: Ayu Dessy Wulansari | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Dentingan sendok garpu beradu, menyatu dengan suara obrolan pengunjung yang datang.
Sesekali musik dangdut terdengar jelas karena di tempat yang sama juga terdapat pedagang yang menjual kaset, baju, dan keperluan sandang lainnya
Berjalan-jalan atau mengelilingi pasar sebelum memutuskan hendak makan apa adalah yang sering dilakukan turis asing.

Seperti Liam Oliver, turis asal Inggris yang baru pertama kali datang ke Sanur Night Market.
“Saya sudah berkeliling sekitar 10 menit dan belum bisa memilih mau makan apa. Semua terlihat enak dan menarik. Local food adalah yang selalu saya cari ketika mendatangi sebuah negara. Low prices with good taste,” katanya.
Ya, bagi yang pertama berkunjung ke Sanur Night Market mungkin akan sedikit kebingungan ingin makan apa.
Setiap stan menyajikan makanan andalan dengan harga yang terjangkau.
Terdapat satu stan makanan yang khusus menjual jajanan tradisional Bali dan ramai didatangi pengunjung.
Made Rai Astuti, pedagang jajanan Bali ini sudah berdagang sejak dirinya masih duduk di bangku SMP.

“Dulu saya sama kakak berjualan di sini dari 1994 dan saya meneruskan usaha ini,” kata wanita berusia 35 tahun itu.
Stan sederhana miliknya menjajakan beragam jenis jajan pasar.
Mulai dari pisang rai, giling-giling, bedil, lukis, laklak, bubuh sumsum, ketan hitam dan ketan putih tersedia di tempat milik Made.
“Semuanya saya buat sendiri. Biasanya saya mulai bikin jam 09.00 Wita dan yang paling laris adalah bubuh sumsum,” jelasnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sate-kambing_20160302_142559.jpg)