KMP Rafelia II Tenggelam
Warga Langsung Gelar Mekingsan Ring Geni Untuk Made Suana
Warga Banjar Buruan, Desa Tampaksiring, Gianyar, Bali sudah sibuk mempersiapkan sarana upakara sejak pagi kemarin, Senin (7/3/2016).
Penulis: I Putu Darmendra | Editor: Irma Yudistirani
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Warga Banjar Buruan, Desa Tampaksiring, Gianyar, Bali sudah sibuk mempersiapkan sarana upakara sejak pagi kemarin, Senin (7/3/2016).
Ada yang membuat banten, ada yang membuat penusangan (usungan jenasah).
Karena tidak ada pedewasan ayu (hari baik) untuk melakukan pengabenan,mekingsan ring geni dipilih sebagai alternatif.
(Made Suana Bukan Nahkoda, Inilah Tertawa Terakhirnya Saat Menjawab Telepon Istri)
"Jenasahnya datang pukul 03.00 Wita tadi (kemarin). Sampai pegatwakan kan tidak bisa menggelar pengabenan. Jadi hanya kami kremasi dengan nyulubin atau istilah lainnya ngingsanan ring geni," kata Gusti Nyoman Rai, saudara almarhum I Gusti Made Suana (57), yang sebelumnya disebut sebagai nahkoda kapal Rafelia II.
Untuk upacara pengabenan, rencananya akan dilakukan setelah hari pegatwakan atau sebulan setelah rangkaian hari suci Galungan yang ditandai dengan pencabutan penjor.
Berdasarkan keterangan keluarga, almarhum I Gusti Made Suana akan dikremasi atau mekingsan ring geni kemarin malam. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kmp-ii-rafelia_20160306_133520.jpg)