Paus Terdampar di Bali
5 Kode yang Harus Diketahui Saat Melihat Mamalia Laut Terdampar
5 Kode yang Harus Diketahui Saat Melihat Mamalia Laut Terdampar
Penulis: Luh De Dwi Jayanthi | Editor: Irma Yudistirani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Permana Yudiarso, Kasi Program dan Evaluasi Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut Denpasar, menjelaskan tentang penyelamatan mamalia laut terdampar beberapa waktu lalu.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada pelaku penggiat konservasi, yang ada di wilayah Kota Denpasar.
"Kami berikan pelatihan bagaimana menangani mamalia yang terdampar di laut," ujar Permana.
(Ikan Paus Terdampar di Pantai Batu Tumpeng Bikin Warga Penasaran)
Banyaknya volume mamalia laut yang terdampar belakangan ini, maka dari Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Dan Laut (BPSPL) Denpasar melakukan pelatihan ini secara berkala.
"Kami berharap masyarakat yang menemukan mamalia laut yang terdampar bisa menginfokan langsung ke tim penyelamat seperti balawista atau bisa langsung hubungi kami," ungkap Permana.
Adapun hal yang bisa dilaporkan yaitu terkait lokasi di mana, bisa lengkapi juga dengan GPS, cuaca di lapangan dan kondisi saat ditemukan.
Kondisi tersebut dibagi menjadi lima kode.
Di antaranya:
Kode 1: hewan masih hidup, kode
Kode 2: baru saja mati, belum ada pembengkakan
Kode 3: bangkai mulai membengkak
kode 4: bangkai sudah membusuk
kode 5: bangkai sudah mulai memutih bahkan menjadi kerangka.
Ketika mengetahui ada mamalia laut terdampar, silakan hubungi call center Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Bali di 0361-223333.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/paus-terdampar-di-pantai-tumpeng-klungkung_20160314_111208.jpg)