Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Hah, Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus UPS, Haji Lulung Ngaku Bertemu Tetangga

Haji Lulung diperiksa bersama dua anggota DPRD DKI Jakarta lainnya adalah Akhmad Nawawi dan Rudin Akbar.

Tayang:
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana atau HAji Lulung memberikan keterangan kepada wartawan usai diperiksa Bareskrim Polri di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (15/6/2015). Lulung diperiksa terkait dugaan korupsi scanner dan printer 25 SMAN/SMKN. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA -  Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana yang akrab disapa Haji Lulung mendatangi Mabes Polri di Jakarta, Selasa (15/3/2016).

‎Ketika ditanya tujuannya menyambangi Mabes Polri, Haji Lulung membantah diperiksa penyidik Bareskrim Polri.

Lulung mengaku kedatangannya untuk bertemu tetangganya bernama Pak Sugeng.

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri, Brigjen Ahmad Wiyagus, memastikan Haji Lulung satu dari tiga anggota DPRD DKI Jakarta yang diperiksa, Selasa (15/3/2016).

Dua anggota DPRD DKI Jakarta lainnya adalah Akhmad Nawawi dan Rudin Akbar.

Ketiganya diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi ‎di kasus dugaan korupsi pengadaan UPS di beberapa sekolah di Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.

"Hari ini ada tiga anggota DPRD yang diperiksa ‎sebagai saksi yang‎ meringankan atas permintaan dari tersangka Fahmi," terang jenderal bintang satu itu di Mabes Polri.

Lulung ‎hadir di Bareskrim sekitar pukul 10.15 WIB.

"Saya kesini silaturahmi sama Pak Sugeng, udah lama gak silaturahmi. Bukan diperiksa sebagai saksi lagi, ‎saya hanya mau ngobrol-ngobrol. Ada deh, soal pribadi," beber Lulung.

Ditanya apa jabatan Pak Sugeng itu, Lulung mengaku tidak tahu.

Yang jelas menurut Lulung, Pak Sugeng ialah tetangga di belakang rumahnya.

"Saya gak tau bagian apa di sini. Dia tetangga saya di belakang rumah, cuma lain RW. Ketemunya di sini beliau gak sempet di rumah. Beliau sibuk saya sibuk. Hari ini saya tidak ada jadwal pemanggilan,"tegasnya.

Saat keluar dari Bareskrim, Lulung tetap ngotot dia tidak diperiksa.

Dia tetap kukuh mendatangi Bareskrim untuk menemui tetangganya.

Sayangnya masih menurut Lulung, tetangga itu tidak kunjung datang. Lulung pun berkesimpulan sang tetangga lupa dengan janji antar mereka.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved