Waspada, Pelaku Pembobol Rumah di Bali Beraksi Siang Hari, 4 Orang Ditembak Polisi
Kelompok pimpinan seorang yang bernama Habib ini menyasar perhiasan emas sebagai target pencurian mereka.
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Gusti Agung Bagus Angga Putra
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Empat pelaku pembobolan rumah ditangkap tim Polresta Denpasar, Bali.
Kelompok pimpinan seorang yang bernama Habib ini menyasar perhiasan emas sebagai target pencurian mereka.
Empat pelaku yang ditangkap bernama Baktiar (27), Rafid (49), Amirudin (23), dan Adam (18).
Empat orang ini melakukan aksinya atas perintah Habib.
Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan mengatakan, mereka terbiasa beraksi di rumah yang ditinggalkan pemiliknya di siang bolong.
“Para pelaku terbilang nekat mencuri di siang hari. Cukup beruntung, selama beraksi mereka enggak pernah kepergok. Untuk di wilayah Polresta sendiri mereka beraksi di lima tempat, di Sanur, Kuta, Nusa Dua, dan Kuta Utara,” ujar Reinhard, Selasa (29/3/2016).
Barang yang menjadi target pencurian mereka adalah perhiasan emas, barang berharga yang diamankan petugas lebih dari 50 barang bukti.
Seperti cincin emas, batu permata merah, gelang emas, anting mata tiga, gelang perak batu hitam, liontin emas, cincin giok hijau dan perhiasan berharga lainnya.
Perhiasan emas hasil curian kemudian dijual di Jalan Hasanudin, Denpasar.
“Usai menjual emas ini kami buntuti dan kemudian kami tangkap,” imbuhnya.
Ke empatnya ditangkap setelah polisi membuntuti kelompok ini sampai ke hotel tempat menginap di Kuta.
Namun versi polisi, mereka berupaya kabur saat akan ditangkap, polisi terpaksa melumpuhkan mereka dengan tembakan di bagian kaki pelaku.
“Walau polisi sudah memberi tembakan peringatan, mereka tetap kabur. Akhirnya sesuai dengan prosedur, mereka kita lumpuhkan agar tidak lolos,” ujarnya.
Setelah diamankan, terungkap bahwa sudah lima kali mereka datang ke Bali untuk melakukan pencurian.
Menurut Reinhard, penangkapan empat orang ini merupakan pengembangan dari tertangkapnya kelompok Makassar di sebuah klub malam di Jalan Teuku Umar, Denpasar beberapa waktu lalu.
Hingga saat ini, keempat tersangka sudah ditahan di Mapolresta Denpasar dan polisi masih melakukan pengembangan.
“Informasi awal, mereka mengaku sudah lima kali ke Bali untuk ‘cari makan’. Mereka dikendalikan pimpinan kelompok mereka, namanya Habib,” jelasnya.
Dari pengakuan pelaku, mereka beraksi hanya dengan menggunakan modal obeng kecil.
Obeng ini digunakan untuk menjebol pintu maupun jendela rumah yang menjadi sasaran mereka.
Menurut Reinhard, keempat pelaku ini mengaku baru tiba dari Makassar, setibanya di Bali langsung menyasar rumah kosong untuk dibobol.
Saat ini pelaku masih dimintai keterangan untuk mengungkap jaringannya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kawanan-pencuri_20160330_110409.jpg)