Breaking News:

Tragedi Angeline

Agustay Tepati Janji Ajukan Memori Banding

Terdakwa Agustay Handa May menepati janjinya untuk mengajukan memori banding.

Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Agustay Handa May, terdakwa kasus pembunuhan bocah berumur 8 tahun, Engeline, saat memberikan keterangan di persidangan di PN Denpasar, Selasa (19/1/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Terdakwa Agustay Handa May menepati janjinya untuk mengajukan memori banding.

Melalui kuasa hukumnya, Haposan Sihombing, Hotman Paris Hutapea dkk, mengajukan memori banding, Senin (4/4/2016) ke Pengadilan Negeri Denpasar, Bali.

Dalam pengajuan memori banding terdakwa yang divonis 10 tahun penjara dalam kasus pembunuhan Engeline, Haposan yang mewakili terdakwa diterima Made Sukarta selaku Panitera Muda Pidana PN Denpasar.

"Bahwa Margrietlah pelaku pembunuhan berencana terhadap Engeline. Agustay Hamda May sebagai saksi yang sempat melihat detik terakhir," jelasnya.

Dalam perkara Agustay, Haposan menilai tidak ada fakta hukum yang menyatakan kliennya ikut membantu perencanaan pembunuhan yang dilakukan Margriet.

"Dia hanya membantu membungkus mengubur dan itu pun diancam untuk merahasiakan perbuatan monsters majikannya Margriet yang menghabisi anak angkatnya. Sehingga ada banyak luka akibat kekerasan yang diterima Engeline," terang Haposan Sihombing. (*)

Penulis: Putu Candra
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved