Pejudo Cilik Balqis Andalkan Bantingan Tomoe Nage untuk Dapat Poin Tinggi
Balqis terlihat semangat saat sparring bersama rekan-rekannya demi satu tujuan, terpilih seleksi berangkat Kejurnas Bandung.
Penulis: Ady Sucipto | Editor: Rizki Laelani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wajah pejudo cilik Kota Denpasar, Inni Fauziyah Balqis (12) begitu polos.
Tapi, hati-hati dengan kemampuan bantingan dan teknik kunciannya sangat membahayakan.
Balqis ikut seleksi Kejurnas Judo yang akan diberangkatkan ke Bandung oleh Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Bali yang dihelat di GOR Lila Bhuana, Minggu (10/4/2016).
Balqis terlihat semangat saat sparring bersama rekan-rekannya demi satu tujuan, terpilih seleksi berangkat Kejurnas Bandung.
Sesekali tangannya mengait erat ke baju lawan sambil kedua kakinya berpijak kuat lalu secepat kilat membanting lawan.
Meski tubuhnya terlihat mungil tiga teknik bantingan andalannya seperti tomoe nage, o-soto-gari, dan o-goshi menjadi senjata pamungkasnya demi mendapatkan nilai positif dari para pelatih di PJSI Bali.
“Kalau andalan bantingan paling tomoe nage, o-soto-gari, sama o-goshi, itu yang saya latih di lapangan Buyung,” kata Balqis penuh semangat.
Menyukai beladiri judo sejak duduk di kelas IV SD dari sang ayah yang juga seorang anggota kepolisian, akhirnya berbuah manis.
Balqis berhasil menorehkan prestasi mendulang medali emas di berbagai ajang kejuaraan seperti Kejurprov dan Wali Kota Cup tahun 2015 lalu.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/judo-balqis-10042016_20160410_160531.jpg)