Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Ups, Para Pegawai Puspem Tertangkap Kamera Keluyuran di Jam Kerja

Sejumlah pegawai terlihat banyak nongkrong di area kantin Puspem Badung, Bali, Selasa (12/4/2016) pukul 10.15 Wita.

Tayang:
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Irma Yudistirani
pekanbaru.tribunnews.com
PNS Provinsi Riau masih keluyuran di jam kerja. (Ilustrasi). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Sejumlah pegawai terlihat banyak nongkrong di area kantin Puspem Badung, Bali, Selasa (12/4/2016) pukul 10.15 Wita.

Di sudut komplek Puspem yang lain, terlihat pegawai juga sedang sibuk main game.

Bahkan tidur-tiduran saat jam kerja.

Keberadaan oknum pegawai Puspem ini sejatinya menjadi beban rekan kerja mereka.


Pegawai Pemkab Badung sedang berada di kantin saat jam kerja, Selasa (12/4/2016). Foto diambil pukul 10.00 Wita. (Tribun Bali/ I Wayan Eri Gunarta)

Namun karena tidak ingin cekcok dengan rekan kerjanya, pegawai yang lain memilih diam.

“Saya sering menyelesaikan pekerjaan dengan tiga orang, padahal tugas itu diberlakukan untuk lima orang. Dua orangnya lagi suka menghilang,” ujar seorang pegawai yang enggan disebutkan namanya.

Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata menyayangkan masih adanya oknum pegawai yang kurang disiplin.

Ia berharap Pemda membentuk tim investigasi untuk mengusut oknum pegawai yang kurang disiplin dan memberikan sanksi tegas.

Jika tidak dilakukan pengawasan, anggaran yang besar untuk belanja pegawai akan sia-sia.

Tahun ini, anggaran belanja pegawai Rp 1,2 triliun lebih atau meningkat Rp 165 miliar (14,81 persen) dibanding APBD Induk 2015 Rp 1,1 triliun.


Pegawai Pemkab Badung sedang berada di kantin saat jam kerja, Selasa (12/4/2016). Foto ini juga diambil pukul 10.00 Wita. (Tribun Bali/ I Wayan Eri Gunarta)

Kata Parwata, Pemkab Badung telah mengeluarkan Perbup No 839/01/HK/2016 tentang pengembalian tunjangan TPP seperti semula.

Baik untuk PNS maupun pegawai kontrak/honorer.

Hanya di Badung saja pegawai kontrak dan honorer mendapatkan insentif per bulan Rp 900 ribu.

Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Badung, Gede Wijaya tidak bisa bisa dihubungi.

Ponselnya saat dihubungi terdengar nada sibuk. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved