Amokrane Sabet Tewas Ditembak di Bali

Kerabat Bule Amokrane Pembuat Onar di Berawa Bali Tergesa-Gesa dan Tundukan Kepala

Apa tujuan kedatangan mantan Kapolres Badung, AKBP Tony Binsar?

Tribun Bali/Rizal Fanany

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dua orang WNA  mendatangi Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah pada pukul 16.00 Wita.

Satu diantaranya bertubuh tinggi dan berkepala plontos datang dengan tergesa-gesa sembari menundukan kepalanya.

Keduanya datang menggunakan sebuah mobil berwarna putih.

Kedua pria tersebut ditemani oleh petugas dari Konsulat Prancis yang mengenakan baju batik berwarna coklat.

Beberapa menit sebelumnya juga terlihat hadir mantan Kapolres Badung, AKBP Tony Binsar Marpaung yang ditemani beberapa anggotanya dengan mengenakan sebuah mobil.

Saat dimintai keterangan terkait kepulangan jenazah Amokrane kepada konsulat, pria yang mengenakan kaca mata itu enggan berkomentar panjang.

Pria yang tidak menyebutkan namanya itu pun hanya mengatakan proses kepulangan Amok masih dalam tahap pengurusan administrasi.

"Masih dalam proses administrasi," ujar konsulat yang fasih berbahasa Indonesia itu di Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, Denpasar, Selasa (10/5/2016).

Konsulat itu juga membenarkan bahwa kedua bule tersebut merupakan keluarga dari jenazah Amokrane Sabet.

"Iya saya dari konsulat datang dengan keluarganya" ujarnya.

Selama kurang lebih 1 jam berada di dalam ruangan keluarga Amokrane pun keluar dan memasuki mobil sambil menutupi wajahnya dengan menggunakan selembar kertas putih.

Selain itu, pria berkepala plontos melambaikan tangannya yang bermaksud untuk menolak awak media yang hendak mengabadikan fotonya.

Hingga kini kepulangan jenazah Amokrane masih belum diketahui waktunya.(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved