Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Piala Eropa 2016

Jangan Terlalu Berharap Cristiano Ronaldo Menggetarkan Gawang Prancis

Pertemuan pertama antara Ronaldo dan Prancis terjadi pada semifinal Piala Dunia 2006 di Stadion Allianz Arena, 5 Juli 2006.

Tayang:
Antara
Pemain tim nasional Portugal, Cristiano Ronaldo, saat merayakan golnya (AFP PHOTO/FRANCISCO LEONG) 

TRIBUN-BALI.COM - Jangan terlalu berharap Cristiano Ronaldo akan menggetarkan gawang Prancis pada final Piala Eropa di Stade de France, Minggu (10/7/2016).

Sebab, kapten Portugal itu selalu tampil melempem ketika bersua dengan Prancis.

Dalam tiga pertemuan, Ronaldo tidak pernah mencetak gol dan Portugal selalu kalah.

Pertemuan pertama antara Ronaldo dan Prancis terjadi pada semifinal Piala Dunia 2006 di Stadion Allianz Arena, 5 Juli 2006.

Ketika itu, tim berjulukan Seleccao takluk 0-1 akibat gol penalti Zinedine Zidane.

Dalam turnamen tersebut, Ronaldo memang tampil tumpul.

Dia cuma mencetak satu gol ke gawang tim non-unggulan, Iran, pada fase grup, 21 Juni 2006.

Setelah itu, ada dua partai kontra Prancis dijalani Ronaldo bersama Portugal. Semuanya berlangsung dalam rangka uji coba.

Salah satunya juga terjadi di Stade de France, yaitu pada 11 Oktober 2014. 

Prancis menang 2-1 berkat gol Karim Benzema dan Paul Pogba. Adapun Portugal membalas lewat Ricardo Quaresma, bukan Ronaldo.

Berpindah ke Estádio José Alvalade, 4 September 2015, peruntungan Ronaldo tidak berubah.

Kali ini, gol tunggal Mathieu Valbuena dari tendangan bebas memaksa Portugal takluk.

Apabila mengulang catatan buruknya dengan Prancis, Ronaldo sekaligus menutup peluang untuk melampaui Michel Platini dalam daftar pencetak gol Piala Eropa sepanjang masa.

Keduanya kini memuncaki tabel dengan koleksi 9 gol.

Perbedaannya, Platini hanya membutuhkan satu edisi Piala Eropa untuk mengukir catatan tersebut, sedangkan Ronaldo harus menempuh empat turnamen.

Misteri Gol Tandukan Ronaldo

Mantan pemain belakang Arsenal, Martin Keown, melantunkan pujian terhadap gol tandukan Cristiano Ronaldo pada partai semifinal Piala Eropa di Stadion Parc Olympique Lyonnais, Rabu (6/7/2016).

Pada menit ke-50, kapten Portugal itu memenangi duel udara dan melanjutkan bola umpan silang Raphaël Guerreiro untuk menggetarkan gawang Wales.

Menurut rekaman Daily Mail, Ronaldo melompat setinggi 0,79 meter dan bertahan di udara selama 0,7 detik.

Bola tandukan sang pemain melaju 71,6 kilometer per jam.

"Lompatan luar biasa dari Cristiano Ronaldo. Saya seperti menyaksikan seorang pemain basket sedang melakukan slam dunk," tulis Keown.

Sanjungan juga datang dari eks striker Inggris, Gary Lineker.

Nama terakhir menyatakan, "Saya belum pernah melihat pesepak bola melompat setinggi dan melayang selama itu."

Gol tersebut tidak cuma mengantarkan Portugal ke final, tetapi juga membuat Ronaldo memuncaki daftar pencetak gol Piala Eropa sepanjang masa.

Ronaldo berdiri setara dengan Michel Platini dengan koleksi 9 gol. Perbedaannya, Platini hanya membutuhkan satu edisi Piala Eropa untuk mengukir catatan tersebut, sedangkan Ronaldo harus menempuh empat turnamen. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved