Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sama-Sama Dari Kintamani, Hubungan Korban Dan Pelaku Pembunuhan di Wisma Tidak Jelas

Namun muncul juga dugaan pelaku dan korban sudah saling mengenal. Bahkan ada informasi keduanya mantan teman satu sekolah.

Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali/I Gusti Agung Bagus Angga Putra
Jenazah Ni Luh Tety Ramuna (23) dievakuasi ke RSUP Sanglah, Rabu (20/7/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Bali / Sarah Vanessa Bona

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Warga di Jalan Pidada VI, Banjar Sedana Merta, Kelurahan Ubung Utara, Denpasar, Bali digemparkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan, Rabu (20/7/2016) pagi.

Jenazah wanita yang kemudian diketahui bernama Ni Luh Tety Ramuna (23) ditemukan di bawah ranjang kamar nomor 5 Wisma Arta Puspita.

Pelaku, Komang Arim Sujana (23) dan korban diketahui sama-sama memiliki asal-usul dari Kintamani.

Pelaku berasal dari Banjar Tajun.

Sedang korban asal Batur Tengah yang kemudian menikah ke Banjar Tiga, Desa Tiga, Susut.

Korban bersama suaminya tinggal di Jalan Cargo, Denpasar.

Hingga kemarin, hubungan antara pelaku dan korban masih simpang siur.

Pengakuan pelaku, ia menyewa korban untuk diajak berkencan semalam dengan tarif awal Rp 1 juta.

Namun setelah berhubungan badan, korban meminta Rp 5 juta.

Namun muncul juga dugaan pelaku dan korban sudah saling mengenal. Bahkan ada informasi keduanya mantan teman satu sekolah.

Hal ini diperkuat pengakuan pelaku bahwa korban sempat meminta dirinya untuk menikahinya setelah diajak bermalam di Wisma Arta.

Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Wisnu Wardana, tidak menampik bahwa korban datang ke Wisma Arta atas panggilan pelaku.

Saat ini pihak kepolisian masih mendalami hubungan pelaku dan korban.

“Kita masih dalami lagi karena keterangan pelaku berubah-ubah. Kami masih fokus menyinkronkan pengakuan pelaku dan temuan di lapangan. Sementara ini motif pembunuhannya menurut pengakuan pelaku karena tarif yang dia minta melebihi kesepakatan. Benar atau tidaknya masih akan kita dalami. Pemeriksaan terhadap tersangka masih berlangsung,” kata Wisnu.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved