Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Deklarasi Dukung Rochineng-Tirtawan Untuk Pilkada Buleleng Terus Mengalir Dari Sejumlah Relawan

Fajar mengklaim, para relawan ini merupakan masyarakat dari berbagai desa dan kelurahan di Buleleng.

Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali / Lugas Wicaksono
Nyoman Tirtawan (enam dari kanan belakang) bersama relawan Upe Saje di rumah Ngurah Fajar, Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, Buleleng, Minggu (24/7/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Sejumlah orang yang mengatasnamakan dirinya sebagai Relawan Upe Saje mendeklaeasikan diri untuk mendukung Ketut Rochineng-Nyoman Tirtawan untuk maju mencalonkan diri sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Buleleng dalam Pilkada 2017 mendatang.

Deklarasi ini dilaksanakan secara mendadak di kediaman seorang relawan, Ngurah Fajar di Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, Buleleng, Minggu (24/7/2016).

Fajar mengklaim, para relawan ini merupakan masyarakat dari berbagai desa dan kelurahan di Buleleng.

Di antaranya Desa Sudaji, Kerobokan, Bebetin, Banyuning, Kampung Anyar, Banjar Tegal, Penataran dan Anturan.

Mereka beralasan mendukung pasangan Roh-Tirta ini karena dianggap sebagai pasangan calon pemimpin yang ideal.

“Kami menekankan pada pengawalan program kerakyatan yang betul-betul dilakukan dan dilaksanakan oleh calon pemimpin yang akan kita usung,” katanya.

Selama ini kedua tokoh ini dianggap sangat berkontribusi terhadap pembangunan di desa mereka masing-masing, terutama Tirtawan.

“Secara prinsip kami sudah banyak dibantu dan diperjuangkan, sekarang kami akan total mensosialisasikan dan memperjuangkan pencalonan bapak Tirtawan karena kerjanya sudah sangat nyata untuk masyarakat Buleleng,” ungkapnya.

Deklarasi ini juga dihadiri Tirtawan yang mengaku hadir atas desakan para relawannya. Ia mengapresiasi kepada masyarakat yang telah mendukungnya dan keputusan untuk maju bergantung pada situasi dan kondisi ke depannya.

Menurutnya, jika masyarakat banyak yang menghendakinya, ia tidak dapat mengelak dan akan menjalankan amanah yang diberikan.

“Pada prinsipnya biarkan semua mengalir, semua akan ditampung dan ditimbang, sepanjang Tuhan masih memberikan jalan, kita akan terus berproses dengan elegan," kata Tirtawan. (*) 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved