Bangkai Bus Maut di Selemadeg Diangkat Malam Ini, Maklum Jika Macet!
Kecelakaan ini membuat supir cadangan bus, Didin Saepudin (48) tewas karena mengalami cedera kepala berat.
Penulis: I Made Argawa | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Jajaran Polres Tabanan akan menetapkan tersangka terhadap kecelakaan bus nahas Pahala Kencana yang terjun ke jurang pada Minggu (24/7/2016) sekitar pukul 01.45 Wita.
Kecelakaan ini membuat supir cadangan bus, Didin Saepudin (48) tewas karena mengalami cedera kepala berat.
"Akan ada penetapan tersangka pada kasus kecelakaan bus di Selemadeg," ujar Kasat Lantas Polres Tabanan, AKP Gede Eka Putra Astawa, Senin (25/7/2016).
Kendati demikian, ia belum bersedia mengungkapkan siapa yang akan menjadi tersangka. Ia enggan berandai-andai. Gelar perkara pun akan dilakukan secara interen.
"Kami masih belum mau berandai-andai, yang jelas kita gelar perkara dulu," kata dia.
Selain itu, polisi sudah merencanakan pengangkatan bangkai bus yang terjun ke Sungai Otan, di Banjar Dinas Bajera Utara, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Bali.
Pengangkatan akan dilaksanakan hari ini, Selasa (26/7/2016) sekitar pukul 21.00 Wita.
Kapolsek Selemadeg Kompol Abdus Salim mengatakan sudah berkomunikasi dengan pemilik crane yang ada di Denpasar agar melakukan pengangkatan bangkai bus.
Ia pun meminta permakluman kepada masyarakat sebab evakuasi ini dipastikan akan menimbulkan kemacatan.
"Kami harapkan agar masyarakat bisa maklum akan terjadi kemacetan saat melintas di Jalur Bay Pass Denpasar-Gulimanuk," ujarnya.
Pengangkatan bangkau bus dari dasar jurang sejatinya pernah dicoba.
Namun karena kekuatan crane dinilai kurang, pengangkatan urun dilakukan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bus-jatuh-ke-jurang_20160725_101039.jpg)