Lomba Tangkap Pokemon dan Berbagai Acara di Jubileum Emas Sekaa Teruna Esa
Perayaan hari jadi ke-50 tahun itu semarak karena berbagai kegiatan dilaksanakan sejak pagi.
Penulis: I Made Argawa | Editor: Kander Turnip
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Krama Banjar Gerokgak Gede, Desa Delod Peken, Tabanan memenuhi Jalan Mawar, Tabanan, Bali, karena adanya perayaan Jubileum Emas Sekaa Teruna Esa, Sabtu (30/7/2016).
Perayaan hari jadi ke-50 tahun itu semarak karena berbagai kegiatan dilaksanakan sejak pagi.
Selain acara hiburan seperti tarian dan musik, hari ulang tahun itu juga dimeriahkan oleh lomba topeng keras dan lomba kendang berpasangan se-desa Adat Kota Tabanan.
Ketua panitai acara Putu Gita Kumara Putra menyebutkan, dengan dilaksanakannya lomba kendang berpasangan dan topeng keras bermaksud memberikan ruang bagi generasi muda dalam berekspresi serta menggali bibit di bidang kesenian, khususnya di Desa Adat Kota Tabanan.
"Dengan alasan itu kami laksanakan lomba topeng keras dan lomba kendang berpasangan," ujarnya.
Dia juga berharap kepada para peserta agar bisa mengembangkan bakat, sehingga di masa depan Tabanan tidak kekurangan seniman dalam hal tabuh maupun tari.
"Semoga peserta nantinya bisa mengasah diri dan berkembang," terangnya.
Untuk juara lomba tari topeng keras dan kendang berpasangan langsung diumumkan oleh panitia pada acara puncak, Sabtu malam, juara Juara lomba topeng keras dari Banjar Sakenan Baleran, juara kedua Banjar Taman Sari, juara ketiga, Banjar Pangkung Anyar dan juara favorit Banjar Malkangin.
Sementara untuk juara kendang berpasangan dari Banjar Pangkung Anyar, juara kedua dari Banjar Dukuh, juara ketiga dari Banjar Malkangin dan juara favorit dari Banjar Sakenan Baleran.
Pada malam hari juga dilakukan pengukuhan pengurus Sekaa Teruna Esa yang baru 2016 hingga 2018 serta hiburan dari lawak serta musik.
Untuk paginya acara pagi jalan santai serta memungut sampah palsti di sekitar area banjar, donor darah dan yang unik adalah lomba menangkap pokemon dari aplikasi Pokemon Go.
"Peserta menangkap pokemon sekitar 20 orang, setelah tertangkap diunggah di instagram dan juara dilihat dari paling banyak like," ujar seorang panitia Komang Kobin.
Area penangkapan pokemon saat lomba Sekaa Teruna Esa hanya berlangsung di sepanjang Jalan Mawar, Tabanan. Selain itu pihak panitia menyiapkan jaringan free wifi dengan kecepatan 100 mbps. "Langsung kami umumkan pemenang lomba menangkap pokemon pada malam puncak," ujarnya.
Untuk pemenang lomba menangkap pokemon dalam aplikasi Pokemon Go di Sekaa Teruna Esa juara pertama adalah @joeyhandika, juara kedua @samerkem dan juara ketiga adalah @adhy_lastyana.
Pendukung kegiatan dari Sekaa Teruna Esa adalah, Banjar Adat Graha Santika (Gerokgak Gede), Pemkab Tabanan, Ketut Widya Kusuma (Delod Peken), Sanggar Seni Tabuh Sagupita Merdu (Gong Semle),Yamaha, Bank BRI, PT Uluwatu, DI Grow Tabanan, Up Mild, Klinik Cahaya Bunda, Biznet, Tribun Bali, UD Putra Mertha Asih, Bumi Mas, Food Deso, Notorious, Jaya Bali, Bakat Sari, IAN Cell, Fellis Cell, BPD , PINNY CELL, Gema Merdeka dan Sayut Bali. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/wabup-tabanan-menyerahkan-tropi-kepada-pememnang-perlombaan-jubileum-st-esa-tabanan_20160730_234733.jpg)