Pengendara Moge Lindas Perempuan Ini Hingga Tewas di Bypass Ngurah Rai Sanur, Dahinya Pecah!

Kaki perempuan malang itu pun patah, nyawanya pu tak tertolong

Pengendara Moge Lindas Perempuan Ini Hingga Tewas di Bypass Ngurah Rai Sanur, Dahinya Pecah!
banjarmasin.tribunnews.com
Ilustrasi kecelakaan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Bypass Ngurah Rai, Padanggalak, Denpasar tepatnya di depan Kantor Golden Kris Tour, Minggu (21/8/2016) sekitar pukul 23.15 Wita.

Kecelakaan tersebut melibatkan seorang pejalan kaki perempuan dan pengendara sepeda motor gede (moge) Harley Davidson dengan nomor polisi B 3861 TWN bernama Ida Bagus Ketut Mudiartha (46).

Akibat kecelakaan itu, nyawa perempuan pejalan kaki pun melayang.

Hingga saat ini belum diketahui identitas korban.

Menurut keterangan Kasat Lantas Polresta Denpasar, Kompol I Nyoman Nuryana, kecelakaan tersebut terjadi lantaran pengendara moge tidak memberikan prioritas kepada pejalan kaki. 

"Kecelakaan bermula ketika awalnya pejalan kaki hendak menyeberang jalan. Dia bergerak dari barat ke timur. Sedangkan dari arah selatan ke utara, pengendara Harley Davidson bergerak dengan kecepatan tinggi. Setibanya di TKP, pengendara Harley kurang hati-hati dan tidak memberikan prioritas kepada pejalan kaki yang menyebrang sehingga terjadi tabrakan," jelas Kompol Nuryana ketika dikonfirmasi, Senin (22/8/2016) siang.

Karena tertabrak badan Harley yang besar, tubuh korban terpental hingga beberapa meter.

Menurut kesaksian petugas medis yang tiba memberikan pertolongan usai mendapat laporan ikhwal kecelakaan tersebut, sang pejalan kaki sempat bernapas namun menghembuskan napas terakhir ketika mendapat penanganan.

"Pengendara Harley mengalami luka hidung patah keluar darah, dislokasi pada bahu kanan, dan punggung tangan kanan robek. Sementara pejalan kaki mengalami luka dahi patah terbuka, serta memar pada dada, perut, dan kaki kanan, sedangkan kaki kirinya patah, betis kaki kiri robek, juga ada jaritan di perut korban. Pejalan kaki  meninggal dunia di ruang operasi RS Sanglah," urainya.

Terkait kejadian lakalantas ini, Kompol Nuryana menyatakan akan memproses kasus ini sesuai dengan peraturan dan hukum yang berlaku.

Namun demikian, karena pengendara Harley juga mengalami luka-luka, pemeriksaan terhadapnya akan dilakukan setelah yang bersangkutan pulih dari cederanya.

"Sementara ini sudah ada saksi-saksi yang kita mintai keterangan. Untuk pengendara Harley karena masih dirawat jadi pemeriksaan akan dilakukan setelah yang bersangkutan sembuh," tandasnya.

Penulis: I Gusti Agung Bagus Angga Putra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved